Kegiatan “Langakh Ceria si Kecil” untuk Stimulasi Perkembangan Anak
Sejumlah mahasiswi dari Prodi Psikologi Universitas Negeri Semarang mengadakan kegiatan bertajuk “Langkah Ceria si Kecil” di TK Pertiwi 34, pada Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini melibatkan tiga mahasiswi, yaitu Ine Safitri Akes Parema, Ari Dyah Ayu Pangastuti, dan Zahra Qurrota Ayun. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menstimulasi perkembangan fisik, bahasa, serta sosial-emosional anak usia dini dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 anak dari kelas TK A2. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga sesi pembelajaran yang disesuaikan dengan rentang perhatian dan kebutuhan anak usia dini. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga bermain sambil memperoleh manfaat dari aktivitas tersebut.
“Langkah Ceria Si Kecil” merupakan hasil pengembangan intervensi berbasis psikologi perkembangan anak yang dikemas dalam tiga media pembelajaran kreatif. Berikut adalah beberapa media yang digunakan:
Modul “Gerak Tubuh Ceria”
Modul ini berisi panduan aktivitas untuk meningkatkan motorik halus dan motorik kasar anak melalui permainan fisik sederhana seperti mewarnai, menggunting, menempel, berlari, dan melompat. Aktivitas ini dirancang agar anak dapat berkembang secara fisik sambil tetap merasa senang dan tertarik.Poster “Pintar Kata”
Poster ini dirancang untuk menstimulasi kemampuan berbahasa anak melalui permainan kata dan percakapan sederhana. Dengan menggunakan gambar dan kata-kata yang mudah dipahami, anak-anak diajak untuk berbicara dan berinteraksi dengan teman sebaya maupun guru.PPT “Petualangan Si Balon”
Media visual interaktif ini membantu anak mengenal emosi dan membangun empati dengan teman. Melalui cerita dan animasi yang menarik, anak-anak diajak untuk memahami perasaan diri sendiri dan orang lain.
Antusiasme Anak dan Guru
Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari anak-anak, terutama dari kelas TK A2. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi permainan dan pembelajaran yang diberikan. Menurut wali kelas TK A2, anak-anak lebih aktif dan senang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
“Inilah bukti bahwa stimulasi perkembangan anak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan,” ujar salah satu mahasiswi, Ine Safitri Akes Parema. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari kepedulian terhadap anak-anak yang menunjukkan tanda adanya keterlambatan perkembangan.
Ari Dyah Ayu Pangastuti menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya terlihat dari antusiasme anak-anak, tetapi juga dari respons positif mereka setelah mengikuti rangkaian aktivitas. Yang paling membanggakan adalah ketika anak-anak berkata, “Kegiatannya seru!” Hal ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan benar-benar diterima dengan baik oleh anak-anak.
Dosen Pembimbing Mengapresiasi
Dosen pembimbing kegiatan, Ibu Dyah Ayu Rahmawati, S.Psi., M.A., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ketiga mahasiswi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bagaimana mahasiswa mampu mengimplementasikan teori psikologi perkembangan anak secara nyata. Harapannya, karya ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat digunakan oleh guru dan orang tua sebagai panduan dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini.
Kombinasi Bermain dan Belajar
Kegiatan “Langkah Ceria si Kecil” menjadi bukti bahwa pendekatan psikologi yang tepat dapat membantu anak berkembang secara menyeluruh. Dengan kombinasi antara bermain dan belajar, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang bermakna.























