Berita  

Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Belajar Dukung Teman yang Ditampar dan Ngerokok

Panbil Mall

Aksi Mogok Sekolah Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak Banten Viral di Media Sosial

Aksi mogok belajar yang dilakukan ratusan siswa SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten telah menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di berbagai platform media sosial. Aksi ini terjadi sebagai bentuk solidaritas terhadap seorang siswa yang mengaku ditampar dan ditendang oleh Kepala Sekolah karena ketahuan merokok di lingkungan sekolah.

Video-video yang beredar menunjukkan berbagai sudut pandang dari insiden ini. Salah satu video menampilkan dialog antara pihak sekolah dengan Kepala Sekolah Dini Fitria. Dalam video tersebut, siswa Indra Lutiana Putra mengaku bahwa dirinya ditampar dan ditendang karena kedapatan merokok di sekolah. Ia juga menyebutkan bahwa ia mencoba menyembunyikan rokoknya di lingkungan sekolah hingga membuat Kepala Sekolah Dini Fitria menangis.

Selain itu, ada video lain yang menampilkan pernyataan dari orang tua siswa Indra Lutiana Putra yang menyatakan kekecewaannya dan akan menempuh jalur hukum. Video tersebut juga menampilkan pernyataan dari Kepala Sekolah Dini Fitria yang membenarkan bahwa dirinya menampar siswa tersebut karena melanggar aturan sekolah, meskipun ia membantah bahwa tidak ada pemukulan keras atau penendangan.

Tidak hanya itu, ada video yang menunjukkan suasana ruang kelas yang lenggang akibat ditinggalkan oleh para siswa. Aksi mogok belajar ini mendapat banyak komentar dari netizen di berbagai platform seperti Instagram dan TikTok.

Komentar Netizen Terhadap Aksi Mogok Sekolah

Banyak netizen memberikan komentar pedas terhadap aksi siswa dan orang tua siswa. Beberapa netizen menilai bahwa tindakan orang tua terlalu lebay dan tidak proporsional. Misalnya, akun ciao_billa menulis:

“Kata-kata lucu di video ini: 1. Orangtua gak terima anaknya ditampar dan ditendang karena merokok di sekolah. 2. Guru dituntut karena menegakkan aturan sekolah. 3. Siswa mogok sekolah demi bela temen yang ngerokok di sekolah.”

Komentar ini mendapat respons yang cukup banyak dari netizen lain. Akun Qerwinmoron_official menulis:

“AH ANAK MUDA CEMEN!!! ORANG TUANYA LEBAY DAN LEMAH…”

Sementara itu, akun shanty.jayanti.31 memberikan komentar yang tidak kalah nyinyir:

“@erwinmoron_official iya bener… beli rokok aja masih minta ke orang tua..orang tuanya lagi lebay..anak gue aja ketauan merokok diluar sekolah sama gurunya..saya minta anak saya dihukum aja..karena kalau saya yang nasehatin..ga akan didenger.”

Komentar-komentar kocak juga muncul dari akun @kevinjulianto91 yang menulis:

“anak mami ngudud ditampar hgak terima, pindahin aja sekolahnya ke SMK Tata Rias atau Tata Busana.”

Komentar ini langsung dibanjiri jempol dari netizen lain. Akun @pebiandriansyah01 juga memberikan komentar yang tidak kalah lucu:

“Lebay, tong bader aru gampang ceurik mah.”

Tanggapan dari Kepala Sekolah dan Orang Tua Siswa

Dalam pernyataannya kepada awak media, Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, menjelaskan bahwa insiden berawal saat dirinya menemukan seorang siswa sedang merokok pada Jumat 10 Oktober 2025. Menurutnya, siswa tersebut tidak mengakui perbuatannya meskipun mulutnya masih keluar asap. Ia juga melihat siswa tersebut berusaha menyembunyikan rokoknya.

Dini Fitria mengaku bahwa aksi penamparan yang dilakukannya bersifat spontan karena siswa tidak mengakui kesalahan dan tidak jujur. Ia menegaskan bahwa tidak ada pemukulan keras atau penendangan terhadap siswa tersebut.

Di sisi lain, kedua orang tua siswa Indra Lutiana Putra, yaitu Tri Indah Alesti dan Sudiono, menyatakan kekecewaan mereka. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak ridho dengan perlakuan yang dialami anak mereka dan akan menempuh jalur hukum.