Berita  

DPRD Batam Sesalkan PT Rigspek Perkasa Mangkir Lagi dari RDPU

PT Rigspek Perkasa
K
PT Rigspek Perkasa
Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran PT Rigspek Perkasa dalam panggilan RDPU, Kamis (2/10/2025). (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Aroma panas perselisihan hubungan industrial antara PT Rigspek Perkasa dan mantan karyawannya, Rimbun Siahaan Simanjuntak, makin tajam tercium.

Pasalnya, perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan solusi sistem pengangkatan itu kembali mangkir dari panggilan resmi DPRD Kota Batam.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi IV DPRD Batam pada Kamis (2/10/2025) seharusnya menjadi ruang mediasi antara pihak perusahaan dan pekerja.

Namun, harapan itu pupus. Manajemen PT Rigspek Perkasa hanya mengirimkan sepucuk surat berisi alasan ketidakhadiran, tanpa satu pun perwakilan mereka yang muncul di ruang rapat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya.

“Kami sangat menyayangkan sikap Direktur PT Rigspek Perkasa yang kembali tidak hadir. Bahkan saat kami mendatangi perusahaan ini beberapa waktu lalu, beliau juga tidak bisa ditemui dengan alasan sedang berada di luar kota,” ungkap Dandis, melansir laman Pemko Batam.

Menurutnya, RDPU bukan ajang menghakimi, melainkan wadah resmi DPRD untuk memfasilitasi penyelesaian perselisihan antara pekerja dengan manajemen.

“DPRD bekerja sesuai aturan perundang-undangan. Kami merespons dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat,” sebutnya.

“Upaya Komisi memanggil para pihak adalah untuk memediasi dan mencari solusi penyelesaian masalah yang bisa disepakati bersama, bukan memaksakan kehendak DPRD,” tambahnya.

RDPU kemarin dihadiri pejabat dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam serta UPT Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Kepri.

Namun, absennya pihak perusahaan membuat jalannya rapat kembali buntu.

Komisi IV DPRD Batam kini tengah mempertimbangkan langkah lanjutan.

“Kami akan bahas dengan anggota komisi terkait sikap perusahaan yang jelas-jelas menghindar. Jangan sampai persoalan ini makin merugikan pekerja,” tegas Dandis.

Kasus ini berawal dari perselisihan antara Rimbun Siahaan Simanjuntak, mantan pekerja PT Rigspek Perkasa, dengan pihak manajemen.

Namun, hingga kini perusahaan belum menunjukkan itikad baik untuk hadir dan duduk bersama mencari solusi.

 

Editor: Erwin Syahril