Hukum  

Google Digugat Gara-gara Ubah Nama Teluk Mesiko jadi Gulf of America di Maps

Layanan
Google Digugat
Lobby kantor Google di California. (Foto: REUTERS)

Atas klaim sepihak itu, Meksiko meradang dan menolak keras kebijakan Trump.

Sheinbaum menegaskan dekrit Trump hanya berlaku di landas kontinen milik AS dan tak bisa diberlakukan untuk wilayah yang juga berbatasan dengan Meksiko dan Kuba.

Sheinbaum mengirim surat kepada Google pada Januari. Februari, ia menyatakan akan menggugat jika tetap mengabaikan perubahan itu.

Google berdalih penamaan tersebut mengikuti referensi resmi dari pemerintah AS dan hanya tampil untuk pengguna di AS.

Untuk pengguna di Meksiko, nama tetap “Teluk Meksiko”, dan di wilayah lain ditampilkan gabungan: Gulf of Mexico (Gulf of America).

Masalah ini meluas ke media. Associated Press (AP) menolak mengikuti instruksi Gedung Putih untuk memakai nama baru dan akhirnya dilarang hadir di acara resmi apapun.

Hakim federal AS kemudian memerintahkan larangan itu dicabut.

Tensi masih berlanjut. Trump bahkan disebut berniat mengganti nama Persian Gulf menjadi Arabian Gulf.

Iran merespons dengan tegas dengan menyebut langkah itu provokatif dan berpotensi memperburuk ketegangan regional.

 

Editor: Erwin Syahril