Pekerja Migran RI Hati-hati Terima Tawaran Kerja di Thailand, Myanmar dan Kamboja

Pekerja Migran RI
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding saat konferensi pers di kantor KemenP2MI, Jakarta, Jumat (11/4/2025). (Foto: Antara)

Rizal ternyata berangkat tanpa sepengetahuan keluarga. Masuk ke Kamboja via Malaysia naik kapal pada Oktober 2024 lalu.

Januari 2025, ia sempat mengabari kalau dirinya sudah mendapat kerja di Kamboja.

Tapi pada 13 Maret 2025, dia mengaku sedang bekerja menjadi scammer dan mengirim foto dengan tangan diborgol.

Pada 6 April 2025, seseorang bernama Ihwan menelepon untuk memberitahu ke keluarga bahwa Rizal Sampurna telah meninggal dunia.

Tanggal 6 April 2025, keluarga dikabari seseorang bernama Ihwan yang menyebut kalau Rizal sudah meninggal.

Tapi tidak ada bukti berupa foto, dokumen jenazah dengan alasan sudah diserahkan ke polisi Kamboja.

“Kementerian P2MI telah berkoordinasi dengan KBRI Phnom Penh terkait pemulangan jenazah Rizal Sampurna,” kata Menteri Karding.

Ihwan sendiri ternyata ikut terkena musibah. Ia msuk RS Kratie, Kamboja, 5 Apri 2025 dan dinyatakan meninggal 14 April.

Ihwan Sahab dikebumikan di Kamboja dengan fasilitas penuh dari KemenP2MI dan KBRI Phnom Penh di Kamboja.

Hasil analisa dokter menyebut ada benturan keras di kepala, kemungkinan pembuluh darah otak pecah.

KBRI di Phnom Penh melaporkan, asal usul perusahaan tempat Ihwan Sahab bekerja tidak jelas dan sulit untuk dimintai pertanggungjawaban

 

Editor: Fatmi Rahim