
“Saya pikir orang-orang mulai sedikit keluar jalur, mereka mulai marah-marah, Anda tahu,” kata Trump kepada wartawan, dilansir dari Reuters, Kamis (10/4/25).
Trump telah berulang kali mengancam mitra dagangnya sejak ia kembali ke gedung putih. Tapi ujung-ujungnya ia sendiri yang merubah kebijakan kontroversinya itu.
Kebijakan Trump membingungkan para pemimpin dunia dan membuat takut para eksekutif bisnis.
Namun, Trump kemudian mengindikasikan kepanikan pasar yang terjadi sejak pengumumannya pada 2 April 2025 lalu, telah menjadi faktor dalam pemikirannya.
Meski Trump bersikeras kebijakannya tidak akan pernah berubah, kini ia justru melembek.
“Anda harus fleksibel,” kata Trump.
Menjelang Trump mengumumkan penurunan tarif untuk puluhan negara, ia mencoba meyakinkan para investor.
“Tenanglah! Semuanya akan berjalan dengan baik. AS akan menjadi lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya!” kata Trump dalam postingannya di akun Truth Social, Rabu.
“INI WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEMBELI!!!” tambahnya.
Sementara, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan penundaan tarif bagi puluhan negara kecuali China dilakukan sebagai rencana awal untuk membawa mereka ke meja perundingan.






















