Kemenperin Gandeng Australia Cetak SDM Industri Furnitur

Kemenperin Gandeng Australia
Ilustrasi
Kemenperin
Ilustrasi industri dalam negeri. (Foto: PT Saniharto)

Sebelumnya, unit pendidikan vokasi Kemenperin, Polifurneka Kendal meneken MoU dengan CAD+T Australasia Pty/Ltd dan Universitas Pradita dikerjasama peningkatan keterampilan SDM industri furnitur di Polifurneka Kendal pada Senin (24/3) lalu.

Kerja sama ini, lanjut Masrokhan, mencakup pengembangan kurikulum akademik industri 4.0, dan peningkatan kompetensi dosen melalui pelatihan bersertifikat internasional.

“Kerjasama ini juga mencakup fasilitasi lisensi perangkat lunak untuk kebutuhan pembelajaran,” sebutnya.

Kepala Program Studi Desain Interior Universitas Pradita, Boyke Janus Anshory menerangkan, sebagai penyelenggara Talent Camp Asia 2024, Universitas Pradita selaku penyedia program pelatihan intensif bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan professional industri, akan mendukung Polifurneka dalam penyiapan SDM industri Polifurneka untuk mengikuti Talent Camp Asia 2025 mendatang.

“Politeknik ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan tenaga kerja professional yang dapat memenuhi kebutuhan industri furnitur nasional,” kata Boyke.

Disamping itu, General Manager CAD+T Australasia Pty/Ltd William Dedella bersedia membantu Polifurneka memperkuat penerapan industri 4.0 dalam pembelajaran mahasiswa di kampus.

“Kami akan bantu mengintegrasikan perangkat lunak kami ke kurikulum akademik untuk 3 tahun ke depan dan membuka peluang untuk pelaksanaan kuliah dari tenaga ahli kami di politeknik ini,” kata William.

Direktur Polifurneka Peni Shoffiyati juga menyebut kerja sama strategis itu yangnbertujuan meningkatkan keterampilan SDM industri Polifurneka di bidang desain produk dan industri furnitur berbasis teknologi industri 4.0.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjembatani dunia pendidikan dan industri furniture dengan memberikan pengalaman belajar berbasis teknologi desain dan manufaktur modern,” kata Peni.

 

Editor: Fatmi Rahim