
Patrolmedia, Jakarta -:- Kemenperin menggandeng perusahaan CAD+T Australasia Pty/Ltd asal Sydney, Australia, untuk memfasilitasi ketersediaan sumber daya manusia (SDM) industri furniture yang terampil dan kompeten.
CAD+T Australasia Pty/Ltd merupakan perusahaan bergerak di bidang perangkat lunak dengan spesialisasi desain interior dan bisnis produksi.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah memacu kinerja industri furnitur dalam negeri untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, sekaligus memperluas pasar ekspor.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, SDM terampil di sektor furnitur menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong kinerja industri furnitur tanah air.
“Terlebih, Kemenperin memiliki Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal yang aktif mencetak SDM kompeten di sektor tersebut,” kata Gumiwang dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (4/4/25).
Kemenperin mencatat, potensi industri furnitur nasional tumbuh positif pada 2,07% dan menyumbang hingga 51,81% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas di periode Januari-November 2024.
Nilai ekspor produk furnitur dari Indonesia juga tercatat sebesar 1,47 miliar dolar AS atau meningkat 0,7% dibandingkan 2023.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Masrokhan menyebut, Kemenperin bersama pihaknya aktif menjalin kerja sama dengan perusahaan industri, institusi pendidikan, asosiasi, hingga pemerintah, dalam dan luar negeri.
Kolaborasi ini untuk menghasilkan SDM yang kompeten sesuai kebutuhan dunia industri saat ini.
“Kerja sama dengan mitra hal penting yang dapat mendukung peningkatan kompetensi dan daya saing SDM industri. Kami sedang merintis banyak kerja sama dengan mitra luar negeri untuk mencetak SDM industri yang berdaya saing global,” kata Masrokhan.






















