
Patrolmedia, Jakarta -:- Indonesia bantu Myanmar dengan mengirimkan 10 ton bahan pangan untuk korban terdampak gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.
Bahan pangan tersebut dikumpulkan di Import Warehouse PT Jasa Angkasa Semesta, Banten, pada Rabu (2/4).
Menteri Luar Negeri Sugiono yang hadir di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis (3/4), secara resmi melepas bantuan kemanusiaan tersebut.
Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementan menyalurkan bantuan senilai Rp375 juta dengan jumlah 10 ton bahan pangan.
Dari 10 ton bantuan itu, terdiri dari 5 ton susu UHT yang dikumpulkan dari 7 perusahaan dalam Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS), yakni Frisian Flag Indonesia, Global Dairy Alami, Nestlé Indonesia, Ultra Jaya, Indolakto, Greenfields, dan Cisarua Mountain Dairy.
Kemudian, 5 ton sosis siap santap berasal dari Japfa Comfeed dan Charoen Pokphand sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
Bahan pangan tersebut dikumpulkan di Import Warehouse PT Jasa Angkasa Semesta, Banten, pada Rabu (2/4).
Menteri Luar Negeri Sugiono turut secara resmi melepas bantuan kemanusiaan di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis (3/4)25).
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda menyebut bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Indonesia terhadap negara sahabat.
“Indonesia tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan dalam negeri, tetapi juga siap berbagi dengan negara yang sedang menghadapi bencana,” kata Agung dalam keterangannya.
“Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat terdampak gempa,” ujarnya.
Agung Ia juga mengatakan, bantuan pangan yang dikirimkan telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami memastikan produk peternakan yang dikirimkan tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga aman, praktis, dan mudah dikonsumsi,” katanya.
Kementan bersama mitra industri akan terus berperan aktif dalam mendukung masyarakat terdampak bencana.
Kementan juga terus memperkuat hubungan persaudaraan antar negara sahabat.
Indonesia bantu Myanmar sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial dalam aksi kemanusiaan di tingkat regional maupun global.
Editor: Fatmi Rahim






















