
Patrolmedia, Deir Al-Balah -:- Tahanan Palestina yang ditawan Israel dibebaskan sebanyak 183 orang pada Sabtu (8/2/25).
Mereka dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran pada putaran kelima dalam kesepakatan gencatan senjata Gaza antara Hamas dan Israel.
Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua pihak untuk mengurangi ketegangan di wilayah tersebut.
Menurut pernyataan dari Layanan Penjara Israel yang dikutip AFP, 183 tahanan yang mereka sebut sebagai “teroris” dipindahkan dari beberapa penjara yang tersebar di seluruh negara, sebelum dibebaskan dan dikirimkan ke wilayah Tepi Barat, Yerusalem timur, dan Gaza.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meredakan konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Namun, pembebasan ini juga memicu reaksi beragam di kalangan masyarakat internasional, dengan beberapa pihak mengkritik langkah Israel.
Sementara yang lain menilai langkah ini sebagai langkah positif untuk mempercepat proses perdamaian.
Baca juga: Hamas Bebaskan 3 Sandera Israel
Kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel telah menghasilkan beberapa putaran pertukaran tahanan.
Meskipun terjadi sedikit peningkatan ketegangan, para pihak yang terlibat tetap berusaha mencari jalan keluar bagi konflik yang telah menelan banyak korban jiwa tersebut.
Sebelumnya, 7 tahanan Palestina yang dibebaskan Israel hari ini, tiba di Ramallah.






















