Bakal Diblokir AS, Pengguna TikTok Pindah ke RedNote

RedNote adalah pesaing TikTok yang populer di kalangan anak muda di Tiongkok, Taiwan dan populasi berbahasa Mandarin lainnya

Pengguna TikTok
Pengungsi TikTok" hijrah ke aplikasi China RedNote, mereka disambut dengan tangan terbuka. (Foto: Ist)
Pengguna TikTok
TikTok dilarang beroperasi di AS. (Foto: Ist)

Namun seperti TikTok, ada juga laporan penyensoran di RedNote terkait kritik terhadap pemerintah Tiongkok.

Di Taiwan, pejabat publik dilarang menggunakan RedNote karena dugaan risiko keamanan perangkat lunak China.

Seiring dengan semakin banyaknya pengguna AS yang bergabung dengan RedNote, sejumlah pengguna Tiongkok secara bercanda menyebut diri mereka sebagai “mata-mata Tiongkok”, merujuk pada kekhawatiran pejabat AS bahwa TikTok dapat digunakan oleh Tiongkok sebagai alat mata-mata dan manipulasi politik.

Nama China RedNote, Xiaohongshu diterjemahkan menjadi Buku Merah Kecil, tetapi aplikasi tersebut mengatakan itu bukan referensi ke buku kutipan pemimpin komunis China Mao Zedong dengan nama yang sama.

Namun masalah keamanan tidak menghalangi pengguna untuk berbondong-bondong ke RedNote.

Sarah Fotheringham, seorang pekerja kantin sekolah berusia 37 tahun di Utah mengatakan, langkah menuju RedNote merupakan cara untuk menghindari pemerintah.

“Saya hanya orang sederhana yang menjalani hidup sederhana,” kata Fotheringham kepada BBC dalam pesan RedNote.

“Saya tidak punya apa pun yang tidak dimiliki China dan jika mereka sangat menginginkan data saya, mereka bisa memilikinya,” sambungnya.

Marcus Robinson, seorang perancang busana di Virginia menyebut kalau dirinya membuat akun RedNote pada akhir pekan untuk membagikan merek pakaiannya dan menjadi yang terdepan.

Namun, Robinson hanya sedikit ragu untuk menerima syarat dan ketentuan penggunaan aplikasi tersebut yang ditulis dalam bahasa Mandarin.