Presiden Korsel Gagal Ditangkap, 200 Personel Yoon Hadang Badan Anti Korupsi

Yoon bersumpah melawan Badan Anti Korupsi yang ingin menangkapnya

Presiden Korsel
Kepolisian Seoul
Presiden Korsel
Kepolisian Seoul menjaga aksi pendemo yang menentang penangkapan Yoon Suk Yeol. (Foto: AP) 

Pemimpin sementara partai penguasa Korsel, Kwon Young Se menyambut baik penangguhan upaya penangkapan Yoon Suk Yeol.

Ketua Partai Kekuatan Rakyat mengatakan penyelidikan harus dilakukan terhadap Yoon tanpa menangkapnya.

Dia mengatakan upaya penangkapan itu tidak bisa dibenarkan dan tidak boleh dilakukan lagi.

Presiden Korsel yang dimakzulkan Yoon Suk Yeol bersumpah berjuang sampai akhir ketika pihak berwenang mengirimkan penyelidik untuk menangkapnya.

“Badan Anti Korupsi Korsel bisa saja ditangkap oleh Dinas Keamanan Presiden atau warga negara mana pun”, tulis Yoon mengirimkan pesan kepada para pendukungnya yang berunjuk rasa di luar kediamannya di Seoul.

Yoon bersumpah melawan kekuatan anti negara yang dianggap melanggar kedaulatan dan menempatkan negara dalam bahaya.

Ratusan pendukung Presiden Yoon Suk Yeol yang berkumpul di luar Istana Presiden memprotes penangkapannya.

Pendemo melakukan perayaan setelah tim Badan Anti Korupsi mengumumkan keputusan mereka untuk mundur.

“Kami menang,” sorak pendemo menari sambil berteriak.

Pengunjuk rasa pro Yoon bertahan dalam suhu di bawah titik beku selama berjam-jam mengibarkan bendera Korsel dan Amerika sambil meneriakkan slogan-slogan yang mendukungnya.