
Satgas TMMD juga menggesa pengerjaan pembangunan fisik berupa pembuatan drainase dan gorong-gorong.
Dipilihnya drainase dan gorong-gorong lantaran geografis lokasi Kavling Seraya berada di dataran rendah dan kerap menjadi langganan banjir.
“Dengan begitu, kami memilih sasaran fisik lainnya yakni gorong-gorong dan drainase, agar warga setempat tidak lagi dihantui banjir ketika hujan,” kata Galih.
Di hari ke 24 ini, sasaran fisik gorong-gorong rampung 100 persen. Sedangkan pengerjaan semenisasi jalan sudah 83 persen dan pembuatan drainase saluran U40 P mencapai 86 persen.
Galih menjelaskan, disisa waktu yang tinggal 6 hari menjelang berakhirnya kegiatan TMMD ini, pembangunan tersebut dipastikan bakal rampung tepat waktu.
“Ini terlihat jelas, semangat para personil dan warga yang saling bahu – membahu mengerjakan pembangunan fisik,” katanya.
Disamping pembangunan fisik, sejumlah kegiatan non fisik pun sudah dilakukan,
berupa penyuluhan yang dapat menangkal warga dari berbagai pengaruh buruk di lingkungan masyarakat.
“Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan warga setempat terkait hal-hal yang tidak boleh dilakukan atau yang harus dihindari,” terang Galih.
“Penyuluhan bertujuan agar masyarakat setempat menjadi kaya ilmu pengetahuan,” tegasnya. (Erwin)






















