Batam  

Suplai Air Bersih Batam Terganggu, Rudi Minta Pengelola Segera Atasi Masalah

Suplai Air Bersih
Suplai Air Bersih Batam
Kepala BP Batam Muhammad Rudi. (Foto: Humas BP Batam)

“Kita telah menyiapkan sejumlah rencana strategis untuk optimalisasi suplai dan menjaga ketersediaan air bersih,” kata Rudi.

Mulai dari penindakan terhadap sambungan air ilegal (illegal connection) hingga pembersihan tanaman liar dan eceng gondok di areal waduk.

Tidak hanya itu, BP Batam melalui Direktorat Pengamanan (Ditpam) terus meninjau aktivitas ilegal di sekitar waduk untuk menjaga ketersediaan dan kebersihan air baku.

BP Batam kini juga sedang mengganti jaringan instalasi air yang telah termakan usia dan membangun Water Treatment Plant (WTP) di Sei Beduk berkapasitas suplai sekitar 500 ribu liter per detik.

“perlu diketahui, seluruh jaringan instalasi air juga harus kita ganti karena sudah tua. Jumlah penduduk terus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

“Dan sekarang, sudah ada penambahan sambungan baru sekitar 30 ribu pelanggan. Saya mohon dukungan agar semua ini terselesaikan,” ucap Rudi.

Dampak pipa bocor di area Kepri Mall pada Rabu, 12 April 2023 lalu, mengakibatkan suplai air kecil bahkan air mati.

Adapun wilayah yang terdampak saat itu, mulai dari Nagoya, Jodoh, Bengkong, Batu Ampar, Batu Merah, Sei Panas dan Baloi, Tanjung Sengkuang, Batam Center hingga Kabil dan Batu Besar sekitarnya. (Erwin)