
“Lebih baik beliau (Septrismen) keluar sebagai kader, atau hal ini bisa berujung ke pemecatan”
Patrolmedia.co.id, Solok – Serangan demi serangan terhadap Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra tak kunjung berhenti.
Serangan itu diduga di grand design yang ditujukan khusus ke personal Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD, maupun Partai Gerindra Kabupaten Solok.
Baru-baru ini, Dodi Hendra justru diserang rekan separtainya, Septrismen Sutan Putiah dari Gerindra yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok periode 2014-2019.
Septrimen melaporkan Dodi atas dugaan penggunaan plat nomor palsu.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok Jon Firman Pandu mengaku geram dengan tindakan Septrismen.
Jon Firman Pandu menegaskan DPC Gerindra Kabupaten Solok akan memanggil khusus Septrismen.
“Kami sangat kecewa, kader kita dilaporkan ke ranah hukum. Apalagi yang melaporkan adalah kita juga. Ini sudah tidak benar. Kita akan panggil khusus Septrismen. Kekompakan Partai Gerindra tercoreng dengan tindakan ini,” kata Jon Pandu, Senin (17/2022).
“Lebih baik beliau (Septrismen) keluar sebagai kader, atau hal ini bisa berujung ke pemecatan,” sambungnya.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok Hafni Havis memastikan segera memanggil Septrismen atas tindakannya itu.
“Pelaporan seorang kader Gerindra terhadap kader Gerindra lainnya, telah memberi efek kurang baik (ngatif) ke partai” kata Hafni.
Hafni menegaskan dirinya akan bersurat dan berkoordinasi dengan DPD Gerindra Sumbar terkait hal ini.
Dodi Hendra Bakal Laporkan Ivoni Munir, Lucki Efendi dan Dian Anggraini ke Polisi




















