Proyek RKB Sekolah di Solok Diduga Tak Sesuai Spek dan Sarat Korupsi

Meja dan kursi merek Traforka diharuskan membeli ke PT Araputra Fortuna Perkasa (AFP) menggunakan sistem E Catalogue. Proyek ini diduga yak sesuai spek dan sarat korupsi. (Foro: dok)

Dikonfirmasi Patrolmedia co.id, Kepsek SMP 2 Jon membenarkan kursi dan meja siswa itu sudah datang kesekolahnya sebanyak 223 set.

Ia mengakui, saat barang datang sedang tak berada disekolah, barang diterima Wakil Kepala Sekolah. Semua mobiler itu belum dibayar ke PT AFP, sebab proses pembayarannya nanti setelah termen ke 3 cair.

“Namun saya belum melihat apakah barang yang datang itu sama dengan spek yang ada di kontrak,” kata Jon.

Kepsek SD 09 PPA, Desriyondra mengatakan kursi dan meja siswa datang ke sekolahnya sebanyak 84 set, dan belum dibayar.

“Kalau menurut saya barangnya sama dengan spek yang ada dalam kontrak,” kata dia.

Lain hal dengan Kepsek SD 06. Meja dan kursi siswa sudah diterima untuk sekolahnya sekitar 48 set Barang belum ada dibayarkan, karena proses pembayaran disaat percairan termen ke 3.

“Apakah barangnya sama dengan spek dalam kontrak, barangnya masih kami kroscek,” kata Kepsek SD 06.

Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril