
Patrolmedia.co.id, Jakarta – Jadi perbincangan di media sosial terkait beredarnya gambar bintang dilembaran laminasi paspor diasosiasikan negara tertentu.
Padahal sebelumnya, lembar laminasi paspor Gambar hologram yakni Garuda Pancasila yang kini berganti menjadi gambar bintang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Agung Sampurno, menyatakan, itu hoax alias palsu.
Agung menyebutkan, gambar bintang merupakan satu dari beberapa gambar yang ada pada lembar laminasi paspor RI. Selain bintang ada gambar lambang Garuda Pancasila, logo Imigrasi, huruf IDN, NKRI di bagian tengah gambar bintang, dan gambar komodo, sebagaimana dilansir Viva.
Menurutnya, gambar pada laminasi merupakan fitur pengaman sebagai standar internasional yang menjadi kewajiban.
“Karena faktanya ada gambar lain yang tidak disebutkan oleh mereka. Gambar bintang juga ada pada perisai Garuda Pancasila sebagai lambang sila pertama,” sebut Agung, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (27/1/2018)
Katanya, gambar bintang dilembaran laminasi paspor sudah dilakukan sejak akhir tahun 2013 lalu.
Sebelum itu, gambar dilembar laminasi cums berupa garis sederhana dan gampang dipalsukan.
“Fitur pengaman lainnya juga melengkapi paspor RI dari halaman depan (cover) hingga halaman tetakhir dari buku paspor RI,” tuturnya.
Secara periodik, gambar-gambar itu harus diganti dan merupakan bagian dari strategi pengamanan paspor itu sendiri.
Agung menambahkan, penggantian fitur pengaman tersebut harus diumumkan ke publik, tapi wajib diketahui petugas Imigrasi, sehingga memudahkan proses eksaminasi paspor.
“Semoga penjelasan ini dapat dipahami oleh masyarakat, sekaligus penjelasan resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi,” kata dia.
Editor: Chandra





















