Berita  

Jennifer Coppen Bantah Terima Komisi dari Dugaan Kasus Investasi Emas Rp25 Miliar

Panbil Mall

Selebgram Jennifer Coppen angkat bicara setelah namanya ikut disebut dalam laporan dugaan penipuan investasi emas senilai Rp25 miliar yang dilaporkan ke Bareskrim Polri. Lewat pernyataan tertulis di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 11 Oktober 2026, istri pemain Timnas Indonesia Justin Hubner itu menegaskan bahwa dirinya tidak menerima keuntungan dari penjualan produk maupun komisi atas transaksi pelanggan.

Dalam klarifikasinya, Jennifer menyebut hubungan kerjanya dengan pihak terkait hanya sebatas profesional sebagai brand ambassador. Ia menolak anggapan bahwa dirinya ikut menikmati hasil penjualan emas tersebut, termasuk dugaan adanya pembagian hasil dari setiap transaksi yang terjadi. Menurutnya, imbalan yang ia terima murni berupa honorarium sesuai kerja sama yang telah disepakati.

Jennifer juga menekankan bahwa tugasnya dijalankan dalam batas yang tertuang di kontrak. Ia menulis bahwa dirinya tidak memperoleh komisi dari tiap penjualan produk kepada konsumen. Pernyataan itu menjadi respons langsung atas sorotan publik yang mengaitkan namanya dengan perkara investasi emas yang tengah dipersoalkan.

Keterlibatan nama Jennifer dalam kasus ini muncul di tengah mencuatnya laporan dugaan penipuan investasi emas dengan nilai kerugian yang disebut mencapai Rp25 miliar. Meski demikian, hingga kini klarifikasi yang disampaikan Jennifer hanya menyoroti perannya dalam kerja sama promosi, bukan pada substansi perkara hukum yang sedang ditangani aparat.

Melalui unggahan tersebut, Jennifer tampak ingin memisahkan posisinya sebagai figur publik yang bekerja berdasarkan kontrak dari dugaan penyimpangan yang dituduhkan dalam kasus itu. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berada dalam skema keuntungan penjualan dan tidak menerima bagian dari transaksi pelanggan, sehingga menurutnya tudingan yang mengarah pada komisi tidak sesuai dengan fakta kerja sama yang dijalani.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan nama populer di media sosial, sementara proses penanganan dugaan penipuan investasi emas masih bergulir di Bareskrim Polri. Klarifikasi Jennifer pun menjadi upaya untuk meredam kesalahpahaman publik sekaligus menjelaskan batas perannya dalam promosi produk yang kini ikut terseret dalam perkara tersebut.