Patrolmedia – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kegaduhan diplomasi global.
Lewat unggahan di platform Truth Social, Trump memajang peta yang menampilkan seluruh wilayah Amerika Utara, Amerika Tengah, hingga sejumlah negara kepulauan dibungkus bendera AS.
Melansir Independent, Rabu (9/9/2026), peta provokatif itu seolah memamerkan ambisi Trump untuk mencaplok lebih dari 2 lusin negara dan wilayah berdaulat, mulai dari Kanada, Meksiko, Greenland, hingga Islandia.
Sontak, aksi tersebut menuai kecaman keras dari para pimpinan negara tetangga dan sekutu AS.
Meksiko: Kami Bukan Koloni
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan kedaulatan negaranya tak bisa ditawar atau dinegosiasikan pihak mana pun.
“Meksiko bukanlah dan tidak akan pernah menjadi koloni atau protektorat negara asing mana pun. Kami adalah negara yang bebas, merdeka, dan berdaulat,” tulis Sheinbaum di akun X miliknya.
Islandia Panggil Duta Besar AS
Kecaman keras juga datang dari Islandia. Perdana Menteri Islandia Kristrún Frostadóttir menilai lelucon atau ancaman Trump terhadap kedaulatan negara lain sama sekali tidak lucu dan sangat tidak sopan.






















