Berita  

Ruben Onsu Sakit Hati Ditolak Anak

Polemik Hak Bertemu Anak: Ruben Onsu Mengaku Kesulitan, Sarwendah Bantah Menghalangi

Konflik pascaperceraian antara presenter ternama Ruben Onsu dan istrinya, Sarwendah, kembali mengemuka ke publik. Setelah resmi mengakhiri bahtera rumah tangga yang telah mereka bina selama 11 tahun, hubungan keduanya kini diwarnai perselisihan terkait akses untuk bertemu dengan kedua putri kandung mereka.

Pernikahan Ruben Onsu dan Sarwendah dikaruniai dua orang anak perempuan. Meskipun hak asuh anak telah jatuh ke tangan Sarwendah berdasarkan putusan pengadilan, kedua belah pihak sebelumnya telah menyepakati pembagian waktu untuk mengurus dan bertemu dengan anak-anak mereka. Namun, belakangan ini, Ruben Onsu secara terbuka mengungkapkan adanya kesulitan dalam menemui kedua buah hatinya.

Kronologi dan Pernyataan Pihak Ruben Onsu

Situasi ini mendorong Ruben Onsu untuk menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya, Minola Sebayang, guna menjelaskan apa yang selama ini dirasakannya. Dalam kesempatan tersebut, Minola Sebayang membeberkan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh kliennya untuk bisa bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya. Namun, ia menyayangkan bahwa dalam beberapa kesempatan, Ruben justru merasa tidak mendapatkan sambutan yang baik.

Minola Sebayang mengungkapkan bahwa kliennya pernah mengalami situasi yang membuatnya merasa diabaikan saat berusaha menemui anak-anaknya. “Kalau misalnya kemudian Ruben datang, kemudian dikacangin, kan sudah pernah kemarin itu,” ujar Minola Sebayang, merujuk pada sebuah momen di mana Ruben menghadiri acara yang diikuti oleh salah satu putrinya.

Menurut Minola, dalam acara tersebut, Ruben Onsu harus menunggu cukup lama hanya untuk bisa berinteraksi dan berfoto bersama sang putri. Ia bahkan harus mengantre dan menunggu di luar lokasi acara. “Waktu ada acara anaknya itu yang balet-balet itu, lho kan sudah pernah disampaikan itu. Ruben mau foto saja harus mengantre. Nunggu di luar,” tuturnya lebih lanjut.

Lebih detail, Minola menjelaskan bahwa saat itu Ruben sempat menunggu di lokasi yang diperkirakan menjadi jalur keluar anaknya. Namun, situasi yang terjadi justru berbeda dari yang diharapkan, di mana sang putri keluar melalui pintu lain, membuat Ruben merasa tidak mendapatkan perhatian yang layak. “Ditunggu di sini dikira mau lewat sini, ternyata keluarnya lewat pintu lain. Sama yang lain lagi kan begitu. Jadi, janganlah seperti itu,” tegas Minola.

Ruben Onsu sendiri membantah anggapan bahwa ia bisa dengan mudah menghubungi Sarwendah untuk bertemu anak-anaknya. Ia mengaku telah berupaya menghubungi pihak terkait, tetapi pesan yang dikirimkannya tidak selalu mendapatkan respons yang memuaskan. Hal ini menimbulkan kekecewaan mendalam bagi Ruben yang merindukan momen kebersamaan dengan buah hatinya.

Bantahan dan Penjelasan dari Pihak Sarwendah

Menanggapi tudingan tersebut, pihak Sarwendah melalui tim kuasa hukumnya membantah keras tudingan yang menyebutkan bahwa Sarwendah menghalangi Ruben Onsu bertemu anak-anak mereka. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa akses pertemuan antara ayah dan anak selama ini selalu terbuka, asalkan tidak mengganggu aktivitas maupun jadwal anak.

Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa kliennya tidak pernah membatasi hubungan Ruben dengan anak-anak mereka. Ia justru mempertanyakan apakah selama ini Ruben sudah berupaya menghubungi Sarwendah secara langsung untuk mengatur jadwal pertemuan dengan anak-anak. “Sama sekali tidak ada yang menghalangi ayah ketemu anaknya. Cuma masalahnya selama ini, menghubungi klien kami atau tidak?,” kata Chris Sam Siwu.

Menurut Chris, Sarwendah justru tidak menginginkan adanya pembatasan hubungan antara ayah dan anak. Namun, ia menambahkan bahwa aturan mengenai hak bertemu tetap harus dituangkan dalam bentuk kesepakatan tertulis sebagai bagian dari proses hukum yang telah dijalani oleh keduanya. “Bahkan klien kami (Sarwendah) yang tidak mau begitu, masa ayah dan anak dibatasi. Tapi karena harus ada perjanjian tertulis, dibuat seperti itu,” ucapnya.

Chris juga menekankan bahwa komunikasi untuk mengatur pertemuan anak sebenarnya dapat dilakukan secara langsung melalui Sarwendah. “Whatsapp aja ibunya anak-anak, kan bisa. Anaknya pasti mau kok ketemu. Anaknya bangga dengan ayahnya, setiap hari ada di televisi, kan bisa,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Sarwendah meminta agar jadwal kegiatan anak-anak tetap menjadi prioritas utama dan tidak terganggu oleh agenda pertemuan yang mendadak. “Tapi klien kami minta, jadwal kegiatan anak-anak jangan diganggu atau ditabrak untuk bertemu,” tambahnya.

Chris Sam Siwu kembali menegaskan bahwa selama ini tidak pernah ada upaya dari Sarwendah untuk menutup akses Ruben bertemu dengan anak-anak mereka. “Klien kami tidak pernah menutup satu hari pun buat RO (Ruben Onsu) ketemu anak,” tegas Chris Sam Siwu.

Kuasa hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, turut berharap agar polemik ini tidak terus berkembang di ruang publik. Ia meminta semua pihak untuk menghormati kesepakatan yang telah dibuat dan menjalankan hak serta kewajiban masing-masing sesuai perjanjian yang berlaku. Abraham juga mengingatkan bahwa komunikasi terkait anak seharusnya dapat diselesaikan secara langsung tanpa perlu menjadi perdebatan di media.

“Nah, jadi kami mohon kepada Bang Minola juga, kita cooling down saja. Enggak usah terlalu ini, ikuti aja sesuai dengan akta perjanjian. Yang mana kewajibannya Wenda, yang mana kewajiban Ruben. Dan sekali lagi, soal anak silakan WA aja,” ujarnya.

Menurut Abraham, selama ini pihaknya selalu membuka ruang komunikasi apabila Ruben ingin mengatur waktu bertemu dengan anak-anaknya. “Selain kami, bapaknya WA ke mantan istrinya ya, atau ke ibunya anak-anak, minta atur waktu, diaturin waktunya, kan selalu kita bilang ya. Jadi jangan ramai-ramai di media, kesannya klien kami tidak melakukan ya,” pungkasnya.

Latar Belakang Pernikahan dan Hak Asuh Anak

Ruben Onsu dan Sarwendah menikah pada tanggal 22 Oktober 2013 di Bali. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak kandung, yaitu Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu. Selain itu, mereka juga mengangkat Betrand Peto Onsu sebagai anak angkat.

Pada September 2024, Ruben Onsu resmi bercerai dari Sarwendah. Dalam putusan cerainya, hak asuh ketiga anak mereka, termasuk Betrand Peto, jatuh ke tangan Sarwendah. Oleh karena itu, setelah putusan tersebut, anak-anak Ruben semua tinggal bersama sang mantan istri. Namun, belum lama ini, Betrand Peto alias Onyo memilih untuk tinggal bersama sang ayah.

Situasi ini menambah kompleksitas dalam hubungan pascaperceraian mereka, terutama terkait dengan dinamika pengasuhan dan hak bertemu anak. Kedua belah pihak diharapkan dapat menemukan titik temu demi kebaikan dan kesejahteraan anak-anak mereka.