
Satu unit angkutan kota (angkot) berwarna biru muda dengan pelat nomor B 1255 XA terparkir dalam kondisi hangus terbakar di tepian Jalan Awaludin 4, tepat di samping Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kondisi bodi angkot gosong menghitam serta cat yang mengelupas di hampir seluruh bagian. Seluruh kaca kendaraan mulai dari depan hingga belakang pecah. Sementara bagian interior hanya menyisakan kerangka besi serta jok menghitam.

Mobil itu terbakar bukan karena ada masalah teknis, tapi dibakar oleh seseorang berinisial P (38 tahun). Dia tidak hanya membakar angkot tersebut, tapi juga sopirnya yang berinisial S (52 tahun). Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengatakan kejadian bermula saat pelaku tak terima ditegur lantaran menyerobot antrean ngetem untuk mencari penumpang.
Korban saat itu sedang ngetem di sekitar depan kantor Kecamatan Tanah Abang. Kemudian datang pelaku yang menyerobot antrean. “Kemudian pelaku dengan angkot menyela antrean ngetem hingga korban menegur,” ujar Dhimas dalam keterangannya.
Tak terima ditegur, P melaju menggunakan angkotnya untuk memutari jalan. Ia kemudian berhenti di samping kanan angkot korban. “Pelaku langsung membuka pintu sopir, sesaat itu pelaku langsung menyiramkan bensin mengenai tubuh korban di dalam angkot dan dinyalakan dengan korek,” ucap Dhimas.
“Menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan angkot terbakar,” sambungnya. Akibat tindakan P, angkot yang digunakan korban pun hangus terbakar. Sementara korban mengalami luka bakar dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. “Menderita luka bakar pada punggung, bokong sisi kiri, dan tangan sisi kiri,” ujarnya.
Saat ini polisi tengah memburu keberadaan pelaku.
Latar Belakang Kejadian
Peristiwa ini terjadi di kawasan yang cukup ramai, yaitu dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Wilayah tersebut sering menjadi tempat para pengemudi angkot menunggu penumpang atau “ngetem”. Kehadiran angkot di area ini biasanya berlangsung secara tertib, tetapi kadang terjadi gesekan antara pengemudi yang saling bersaing untuk mendapatkan penumpang.
Pada hari kejadian, korban sedang berada di posisinya sebagai pengemudi angkot yang sedang menunggu penumpang. Namun, tiba-tiba muncul pelaku yang mengambil alih posisi antrean. Hal ini membuat korban merasa tidak nyaman dan akhirnya memberikan teguran.
Tindakan ini ternyata tidak dianggap baik oleh pelaku. Ia memilih untuk melakukan aksi balas dendam dengan cara yang sangat ekstrem.
Tindakan Pelaku yang Membuat Kejadian Semakin Mengerikan
Setelah menegur, pelaku tidak langsung meninggalkan tempat. Sebaliknya, ia melanjutkan perjalanan dengan angkotnya sendiri. Setelah berputar beberapa kali, pelaku kembali menghentikan angkotnya di samping korban.
Pada titik ini, pelaku langsung membuka pintu angkot korban dan menyiramkan bensin ke tubuh korban. Tidak hanya itu, pelaku juga menyalakan api menggunakan korek api. Tindakan ini langsung menyebabkan kebakaran yang cepat menyebar ke seluruh bagian angkot.
Akibatnya, korban terluka parah akibat luka bakar. Angkot yang digunakan korban juga habis terbakar.
Proses Penanganan dan Penyelidikan
Setelah kejadian, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan. Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kejadian. Ia menjelaskan bahwa pelaku diduga melakukan tindakan tersebut karena tidak terima ditegur.
Hingga saat ini, pelaku masih dalam pencarian. Polisi juga sedang memeriksa saksi-saksi dan mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kesimpulan
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesopanan dan keamanan di lingkungan masyarakat, terutama di tempat-tempat umum seperti wilayah perkantoran atau area penumpang. Tindakan yang dilakukan oleh pelaku sangat tidak pantas dan berpotensi membahayakan nyawa orang lain.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah terpicu emosi yang bisa berujung pada tindakan yang tidak terduga.






















