Local  

Nofan, Warga Sukabumi yang Berlari di CFD Jakarta



Hari Minggu (26/4) menjadi hari istimewa bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day / CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, berhasil menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya warga setempat, tetapi juga masyarakat dari luar kota yang ingin merasakan pengalaman unik berolahraga di tengah jalan tanpa gangguan kendaraan bermotor.

Pantauan di lokasi mulai pukul 07.30 WIB menunjukkan kepadatan yang cukup besar. Banyak warga memadati jalan utama Ibu Kota, melakukan berbagai aktivitas seperti jalan kaki, olahraga ringan, hingga mencari sarapan. Berbagai kelompok masyarakat tampak hadir, mulai dari para pelari, keluarga, hingga komunitas olahraga.

Salah satu pengunjung yang datang dari luar kota adalah Nofan, warga Sukabumi. Ia bersama delapan temannya dari komunitas lari sengaja datang ke Jakarta untuk mengikuti CFD. Mereka berangkat sejak pukul 05.00 WIB menggunakan mobil dan tiba di Jakarta sekitar pukul 07.00 WIB.

“Dari pagi sudah ke sekitaran Thamrin-Sudirman aja sih, lari-lari,” ujarnya.

Setelah berolahraga, Nofan dan teman-temannya rencananya melanjutkan perjalanan ke Blok M untuk mencari kuliner, sebelum kembali pulang ke Sukabumi pada hari yang sama.



Selain sebagai ajang olahraga, CFD juga menjadi momen yang dinikmati oleh banyak orang untuk ‘healing’ atau sekadar menjelajahi kota. Adifa (17 tahun) bersama tiga temannya, Kina, Brina, dan Keysha, datang dari Cibubur, Jakarta Timur. Mereka berangkat sejak subuh untuk menikmati suasana pagi di pusat kota. Perjalanan mereka cukup panjang, karena harus berganti moda transportasi dari LRT hingga MRT.

“Tadi naik LRT turun di Dukuh Atas, terus lanjut MRT ke Bundaran HI. Dari jam 7 sudah sampai sini, berangkat jam setengah 6,” kata Adifa.

Setibanya di lokasi, mereka langsung menyusuri kawasan Sudirman-MH Thamrin dengan berjalan kaki.

“Udah muter jalan kaki dari Bundaran HI terus Dukuh Atas terus ke sini lagi (Bundaran HI). Sudah dapat 8 kiloan lah,” ujar Kina.

Setelah lelah berkeliling, agenda berikutnya ialah mencari sarapan. Mereka mengaku ingin mencari bubur untuk mengisi energi sebelum melanjutkan aktivitas.

Meski tidak rutin datang setiap minggu, keempat remaja ini mengaku sengaja datang karena ingin suasana berbeda dari biasanya.

“Nggak setiap minggu sih ke sini, karena lagi pengin main aja,” ujar Adifa.

Kina menambahkan, biasanya mereka hanya beraktivitas di sekitar Cibubur.



Tidak semua warga Jakarta rutin berolahraga di CFD Bundaran HI. Itulah yang dirasakan Sopian (23 tahun), warga Kembangan Jakbar. Ia mengaku baru pertama kali berolahraga di kawasan ini.

“Kalau CFD sih baru pertama kali di sini ya, karena biasanya kalau aku itu jogging di GBK,” ujarnya.

Rasa penasaran terhadap suasana CFD di pusat kota akhirnya membawanya datang pagi itu. Pian, panggilannya, berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba setengah jam kemudian.

“Penasaran aja sih untuk vibes CFD di sini tuh seperti apa. Akhirnya kebetulan hari ini ada kesempatan jadi langsung aja ke sini,” kata Pian.

Ia pun langsung berlari dari kawasan Bendungan Hilir menuju Bundaran HI.

“Habis ini sih niatnya mau melipir ke Grand Indonesia buat cari-cari barang aja sih. Nggak kulineran kayaknya,” ujarnya.