Patrolmedia, Batam – Pembukaan hotel MaxOne Batam membawa warna baru dalam peta perhotelan di Kota Batam.
Video: Penampakan Hotel MaxOne Batam
Brand di bawah naungan Artotel Group ini mengusung konsep berbeda yang diklaim mampu menjawab perubahan perilaku tamu di era gen Z.
Director of operation artotel group, Dino Leonandri, mengatakan, MaxOne memiliki diferensiasi yang jelas dibanding hotel lain dalam grup Artotel.
“Yang membedakan kami, MaxOne punya market yang sangat spesifik. Desainnya mengusung konsep art, modern, namun tetap fun,” ujarnya, dalam konferensi pers opening ceremony hotel MaxOne Batam di Pelita, Jumat petang, (12/12/25).
Menurut Dino, Artotel Group saat ini memiliki 5 brand utama, mulai dari Artotel, MaxOne, Dafam, hingga beberapa brand lain yang diakuisisi dari luar.
Setiap brand memiliki DNA berbeda dan ditujukan untuk segmen tamu yang tidak sama.
“Artotel lebih ke lifestyle urban, sementara MaxOne lebih menyasar kelompok muda usia 30-an yang punya passion, aktif, dan suka suasana yang tidak terlalu formal,” jelasnya.
Karena itu, atmosfer MaxOne, termasuk di Batam, dibuat lebih kasual namun tetap fungsional.
Dino menilai tren industri perhotelan saat ini bergerak mengikuti preferensi generasi baru, mulai dari Gen Z hingga pasca-era baby boomers.
Para tamu, kata dia, semakin menginginkan hotel yang fleksibel, tidak kaku, dan menawarkan pengalaman yang berbeda.
“Rata-rata tamu MaxOne itu anak muda yang suka hal-hal hits. Itu yang membuat brand kami cepat diterima,” ucapnya.
Namun, meski mengusung desain modern, MaxOne tetap memasukkan unsur budaya lokal Melayu sebagai identitas.






















