
Ia menjelaskan, tim kreatif Artotel Group yang didominasi anak muda, berperan besar dalam keunikan visual dan konsep setiap hotel.
“Kami punya departemen kreatif khusus, dan itu kelebihan Artotel. Konten dan desain selalu update, tidak repetitif,” ungkap Dino.
Dari sisi teknologi, Artotel Group juga memperkuat layanan digital melalui platform bernama Wanderlash.
Platform ini berfungsi sebagai portal sekaligus sistem keanggotaan atau loyalty program.
“Setiap tamu yang menginap atau makan di 94 properti kami akan mendapatkan poin yang bisa ditukar di hotel lain,” terangnya.
Dino juga menegaskan, Batam merupakan pasar potensial bagi Artotel Group. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan ekspansi besar-besaran di kota ini.
“Kami (Artotel) akan hadir dengan 13 properti baru di Batam kedepan ini. Kami sudah kontrak dengan 13 investor,” ungkapnya.
Sementara itu, Owner Maxone Batam, Reagan Kurniadwiputra Susanto menjelaskan fasilitas yang tersedia di hotel baru ini.
“Kami memiliki 104 kamar, terdiri dari tipe Standard dan Suite. Ada restoran, lounge dan bar, serta lima ruang pertemuan di lantai dua dengan nama-nama daerah di Kepri,” ujarnya.
Soal tarif kamar, Reagan mengatakan pihaknya sudah menyiapkan promo khusus Natal dan Tahun Baru.
Harga-harga tersebut dikemas dalam paket unik seperti “5.55”, “6.66”, dan “8.88”. Informasi lengkapnya akan dibagikan melalui tim sales hotel.
Reagan mengapresiasi antusiasme media dan masyarakat Batam terhadap kehadiran MaxOne.
Ia berharap MaxOne Batam dapat terus berinovasi mengikuti kebutuhan tamu yang semakin digital.
“Kami ingin terus update, tidak berhenti di sini saja. Semoga MaxOne Batam juga bisa memberi kontribusi bagi tenaga kerja lokal dan sektor pariwisata,” ujarnya.
Reagan pun berharap agar kolaborasi MaxOne dan Artotel Group dapat membawa hasil positif.
“Kami ingin tumbuh bersama dan memberi dampak baik bagi industri perhotelan di Batam,” pungkasnya. (Erwin)






















