
Patrolmedia – China menggelar parade militer yang dipimpin Presiden Xi Jinping di Beijing pada Rabu (3/9/2025).
Unjuk kekuatan militer ini untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia ke II.
Beragam senjata terbaru dan berteknologi tinggi satu per satu dipamerkan di Chang’an Avenue.
Sejumlah sistem persenjataan bahkan tampak lebih maju dibandingkan milik negara-negara pesaing.
China juga menunjukkan senjata berbahayanya yaitu rudal balistik antar benua DF-61 yang berkekuatan hulu ledak nuklir jarak jauh.
Melansir Reuters, berikut beragam senjata militer China yang dipamerkan:
1. Rudal
China pada debut pertamanya unjuk 3 rudal nuklir yang diluncurkan dari laut, darat, dan udara yaitu Jinglei-1: rudal jarak jauh berbasis udara.
Lalu, Julang-3, rudal antar benua yang diluncurkan dari kapal selam
Kemudian, Dongfeng-61 (DF-61) dan Dongfeng-31, rudal berbasis darat yang disebut sebagai tulang punggung kekuatan strategis Beijing.
Dongfeng-5C (DF-5C)
Versi terbaru dari program rudal yang dimulai sejak 1970-an ini menggunakan bahan bakar cair. Kemampuannya istimewa karena bisa melepaskan beberapa hulu ledak independen sekaligus ke satu target.
Rudal Antikapal Hipersonik
China juga memperlihatkan sejumlah rudal hipersonik yang pernah diuji kepada replika kapal induk AS, termasuk, Yingji-19 Yingji-17 Yingji-20
Rudal Jelajah Modern:
Changjian-20A, Yingji-18C, dan Changjian-1000
Rudal Hipersonik Generasi Baru
Pada parade China rudal hipersonik jenis Yingji-21, Dongfeng-17, dan Dongfeng-26D turut ditampilkan.
Ketiga rudal ini diklaim mampu bertempur dengan segala cuaca.






















