
Patrolmedia, Texas -:- Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Al Green bakal mengajukan pemakzulan Trump dari jabatan Presidennya dalam 1 bulan kedepan pada Mei 2025 mendatang.
Pemakzulan Trump diusulkan, menurut Green karena Presiden AS itu dianggap tidak pantas menduduki jabatan eksekutif.

Hal itu disampaikan Green saat berorasi dihadapan ribuan demonstran anti-Trump dalam aksi unjuk rasa nasional bertajuk “Hands Off!” di Washington DC pada Sabtu (5/4/25).
“Kita butuh Senat yang akan menghukumnya kali ini dan saya ingin Anda tahu, dari lubuk hati, saya memahami bahwa dia (Trump) adalah Goliath. Dia adalah Goliath. Dia mengendalikan para jenderal di militer. Dia mengendalikan Departemen Kehakiman. Dia mengendalikan Partai Republik, tetapi teman-teman saya, untuk setiap Goliath, ada Daud (David),” kata Green, seperti dilansir The Hill.
“Dan saya ingin Anda tahu, Tuan Presiden, David ini akan mengajukan pasal-pasal pemakzulan terhadap Anda dalam 30 hari ke depan. Saya akan datang untuk Anda,” sambungnya.
Sekitar 2 bulan lalu, Green telah berikrar untuk mengajukan pasal-pasal pemakzulan Trump lantaran dinilai tidak pantas menduduki jabatan yang dipercayakan.
“Anda tidak dapat dipercayakan dengan kebebasan dan keadilan untuk semua orang. Anda tidak dapat dipercayakan dengan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Saya datang untuk Anda. Saya David Anda. Tuhan memberkati Anda,” ucapnya.
Sebelum itu, pada 5 Februari 2025, Green mengajukan pasal-pasal pemakzulan terhadap Trump setelah panglima tertinggi itu menyarankan bahwa AS harus mengambil alih Jalur Gaza.
“Ketidak adilan di Gaza merupakan ancaman bagi keadilan di Amerika Serikat,” kata Green dalam pidatonya di gedung DPR.
Menurutnya, daerah kantong yang dilanda perang itu tidak akan menjadi tempat peristirahatan.
“Harus ada rumah bagi rakyat Palestina,” katanya.
Green mempelopori beberapa upaya pemakzulan selama masa jabatan pertama Trump di Gedung Putih, namun belum membuahkan hasil.
Anggota Demokrat dari Texas itu dikecam DPR pada 2 Februari 2025 karena dianggap mengganggu pidato gabungan Trump pada tanggal 4 Februari di hadapan Kongres.
DPR menyetujui tindakan itu dengan suara 224-198-2 dan Green menjadi anggota DPR ke-28 yang ditegur majelis rendah.
Kepada The Hill, Asisten Sekretaris Pers Gedung Putih Liz Huston menyebut posisi Presiden AS Donald Trump jelas.
Huston mengatakan, Trump akan selalu melindungi Jaminan Sosial, Medicare dan Medicaid untuk penerima manfaat yang memenuhi syarat.
“Sementara itu, sikap Demokrat adalah memberikan tunjangan Jaminan Sosial, Medicaid, dan Medicare kepada imigran ilegal yang akan membuat program-program ini bangkrut dan menghancurkan para lansia Amerika,” kata Huston dalam pernyataannya.
Editor: Erwin Syahril






















