
Patrolmedia.co.id, Mexico City -:- Sheinbaum tanggapi ancaman Trump yang akan menerapkan tarif bea masuk sebesar 25% terhadap barang-barang Meksiko.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum akan menahan diri untuk tidak mengeluarkan ancaman tarif terhadap impor dari Amerika Serikat (AS).
Sheinbaum akan merespon langkah demi langkah atas rencana kebijakan Presiden AS Donald Trump tersebut.
Melansir Reuters, Rabu (23/1/25), Sheinbaum pemimpin sayap kiri yang menjabat pada Oktober 2024 lalu itu, akan mengutamakan mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negaranya.
Namun, Sheinbaum akan berdialog dengan Trump terkait sejumlah kebijakan Presiden AS yang baru itu, termasuk persoalan imigrasi.
Ia juga berusaha meyakinkan masyarakat Meksiko untuk membela kepentingan mereka.
Di masa sebelumnya, Sheinbaum dan menteri perekonomiannya justru menyarankan Meksiko harus melakukan tindakan balasan yang sama jika pemerintah baru AS mengenakan bea atas ekspornya.
Tercatat, sebanyak 80% ekspor Meksiko ditujukan ke AS sebagai negara dengan perekonomian terbesar di dunia.
“Mengenai dekrit yang ditandatangani Presiden Donald Trump kemarin, saya ingin mengatakan, rakyat Meksiko harus yakin bahwa kami akan selalu mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan kami,” katanya.
“Penting untuk memiliki kepala yang tenang,” tambah Sheinbaum.
Disamping itu, sebagai respons terhadap langkah awal Trump untuk menghentikan migrasi yang melanggar hukum, Sheinbaum menyebut pemerintahnya akan memenuhi kebutuhan para migran dengan cara kemanusiaan.






















