Patrolmedia, Batam – BP Batam memberikan penghargaan Anugerah Investasi 2026 kepada para investor dan pelaku usaha di Grand Mercure Batam Centre, Jumat (30/10/2026).
Ajang ini menjadi apresiasi atas kontribusi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.
Berikut daftar penerima Anugerah Investasi 2026 dari BP Batam:
- PMA Pemanfaatan Teknologi: PT Infineon Technologies Batam
- Pengelolaan Limbah Industri Berkelanjutan: PT Desa Air Cargo
- Investor Ketahanan Hijau: PT Epson Batam
- UMKM Tumbuh Kelas Kecil: Alindo Perkasa Sukses
- UMKM Tumbuh Kelas Menengah: PT Ocean Marine Shipping
- Inovasi Ekonomi Kreatif: PT Furniplus Asia
- Investasi Energi Berkelanjutan: PT Schneider Electric Manufacturing Batam
- Investasi Pariwisata Unggulan: PT Raflesia Nusantara
- Investor Penggerak Kesempatan Kerja Terbaik (PMA): PT Pegaunihan Technology Indonesia
- Investor Penggerak Kesempatan Kerja Terbaik (PMDN): PT Batam Teknik
- Investor Pemberdaya Disabilitas: PT TDK Electronics Indonesia
- Investasi Properti Terbesar: PT Tritunas Bangun Perkasa
- Perusahaan Sektor Maritim Terbaik: PT Marcopolo Shipyard
- PMA Pengembangan Infrastruktur Digital: PT Equator Gate System Batam
- Penggerak Investasi Berdampak Sosial: Yayasan Merah Putih
- Investor Reinvestasi Terbaik: PT Sat Nusapersada Tbk
- Perusahaan Ekspor Tertinggi: PT Ecogreen Oleochemicals
- PMA Realisasi Investasi Terbesar: PT Digitalland Services Two
- PMDN Realisasi Investasi Terbesar: PT Tanjung Sauh Power
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, melaporkan realisasi investasi Batam hingga Triwulan III 2026 sudah mencapai Rp 59,73 triliun.
Angka ini setara dengan 85,33 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 70 triliun.
“Capaian ini perlu diikuti dengan investasi yang memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya dari nilai penanaman modal, tetapi juga kontribusinya dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian,” kata Fary.
Ditempat yang sama, Kepala BP Batam Amsakar Achmad berkomitmen terus menjadikan Batam sebagai penggerak utama ekonomi nasional.
“Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Batam harus berkontribusi besar untuk investasi bagi bangsa dan negara ini,” tegas Amsakar.
Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola, dan menjaga iklim usaha agar tetap kondusif bagi para investor.
Acara ini turut dihadiri pejabat kementerian, jajaran Forkopimda Kepri dan Kota Batam, Konsul Jenderal Singapura Gavin Ang, serta para perwakilan asosiasi dan pelaku usaha.
BP Batam berharap apresiasi ini dapat mendorong para pelaku usaha untuk terus menanamkan dan memperluas investasinya di Batam.
Editor: Iyan























