Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Paraguay

WARTA LOMBOK – Timnas Jerman harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar, Senin (23/6).

Setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu di Foxborough, Massachusetts, Paraguay akhirnya memastikan kemenangan lewat babak tos-tosan dan melaju ke babak 16 besar.

Hasil ini menjadi catatan kelam bagi Der Panzer. Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Jerman kalah dalam adu penalti.

Kekalahan tersebut juga memperpanjang tren buruk Jerman yang kembali gagal memenuhi ekspektasi di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun setelah sebelumnya tersingkir lebih awal pada 2018 dan 2022.

Paraguay sempat unggul lebih dulu melalui gol Julio Enciso. Namun Jerman mampu menyamakan kedudukan lewat Kai Havertz sehingga pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu.

Der Panzer sebenarnya sempat mencetak gol melalui Jonathan Tah, tetapi gol tersebut dianulir VAR karena pelanggaran, membuat skor 1-1 bertahan hingga adu penalti.

Pada babak adu penalti, Jerman kehilangan momentum setelah Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo.

Paraguay sebenarnya juga sempat menyia-nyiakan dua kesempatan untuk memastikan kemenangan, namun José Canale akhirnya menjadi penentu setelah mencetak gol pada babak sudden death.

Kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil sebagai salah satu pahlawan kemenangan timnya. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilannya membaca arah tendangan para pemain Jerman merupakan hasil analisis mendalam terhadap setiap eksekutor lawan.

Menurutnya, kemenangan tersebut dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Paraguay yang terus memberikan dukungan kepada tim nasional.

Di kubu Jerman, Kai Havertz mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia meminta maaf kepada para suporter karena timnya kembali gagal memenuhi harapan.

Havertz menilai Jerman sudah berusaha membongkar pertahanan Paraguay melalui serangan dari sisi lapangan, namun strategi tersebut tidak berjalan efektif dan timnya memang tidak pantas meraih kemenangan.

Meski tersingkir, perjuangan skuad Jerman tetap mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat juang para pemain yang dinilai telah menginspirasi masyarakat meski gagal melangkah lebih jauh di turnamen.

Bagi Paraguay, kemenangan ini menjadi salah satu hasil terbesar dalam sejarah mereka di Piala Dunia. Tim peringkat ke-34 dunia itu berhak melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara Prancis dan Swedia untuk memperebutkan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026.