Ringkasan Berita:
- Pedagang atribut sekolah di Pasar Bambaru, Kota Palu, mengeluhkan sepinya pembeli menjelang tahun ajaran baru 2026, meski biasanya periode ini menjadi momen ramai penjualan.
- Aktivitas di pasar masih lengang dan hanya sedikit pembeli yang datang.
- Seorang pedagang, Ibrahim, menyebut kondisi tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya dan menduga masyarakat mulai beralih ke belanja online.
Laporan Wartawan , Zulfadli
, PALU –Pedagang atribut sekolah di Pasar Bambaru, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, mengeluhkan sepinya pembeli menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026.
Padahal, periode menjelang masuk sekolah biasanya menjadi momen yang paling dinantikan para pedagang karena permintaan seragam dan perlengkapan sekolah meningkat.
Diketahui, Diketahui, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tingkat SMP-SMA di Kota Palu mulai bergulir pada 6 Juli 2026 mendatang.
Pantauan , Selasa (30/6/2026), aktivitas di sejumlah toko penjual seragam sekolah masih terlihat lengang.
Hanya beberapa pembeli yang datang untuk mencari kebutuhan sekolah anak mereka.
Salah seorang pedagang, Ibrahim, mengatakan kondisi penjualan tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir Juni, jumlah pembeli yang datang masih terbilang sedikit.
“Belum tahu kapan ramainya, masih sepi, tidak seperti tahun kemarin. Ini baru satu-satu pembeli yang datang. Bisa jadi orang sekarang lebih banyak belanja secara online,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, pada musim penerimaan siswa baru tahun lalu, toko seragam tetap ramai didatangi pembeli meski kondisi pasar secara umum tidak terlalu padat.
“Kalau tahun kemarin, walaupun pasar sepi, toko seragam pasti ramai kalau sudah musim seperti ini. Tahun ini saya juga tidak tahu kenapa berbeda, padahal seragam sekolah merupakan kebutuhan yang tetap harus dibeli,” katanya.
Meski penjualan belum menggeliat, Ibrahim tetap menyediakan berbagai atribut sekolah, mulai dari seragam SD, SMP, SMA hingga seragam Pramuka.
Tersedia pula perlengkapan lain seperti topi, dasi, kaus kaki, dan perlengkapan sekolah lainnya.
Ia menyebut harga satu set seragam SD dijual mulai Rp175 ribu hingga Rp200 ribu, tergantung ukuran. Harga tersebut sudah termasuk topi dan dasi.
Sementara itu, seragam SMP dan SMA dibanderol mulai Rp225 ribu hingga Rp250 ribu per set, juga sudah dilengkapi topi dan dasi.
Di tengah lesunya penjualan, sebagian warga mulai mempersiapkan kebutuhan sekolah anak mereka.
Salah satunya Fatma yang datang ke Pasar Bambaru untuk membeli seragam bagi anaknya yang akan masuk SMA.
Fatma mengatakan anaknya diterima di SMAN 4 Palu sehingga membutuhkan seragam putih abu-abu beserta perlengkapan sekolah lainnya.
“Saya baru beli baju sekolah putih abu-abu. Setelah ini rencananya beli sepatu, dasi, topi, sama buku. Saya memang biasa belanja di sini karena harganya masih terjangkau. Satu pasang seragam sekitar Rp220 ribu,” katanya. (*)






















