Penggeledahan Mengejutkan di Kantor Badan Gizi Nasional, Menyusul Perombakan Pimpinan
Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6) pagi melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Aktivitas yang tidak terduga ini sontak menimbulkan tanda tanya mengenai dasar hukum dan detail perkara yang tengah diselidiki.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. “Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” ujar Jeffry melalui pesan singkat. Namun, hingga berita ini diturunkan, Kejagung belum memberikan keterangan rinci mengenai kasus spesifik yang melatarbelakangi tindakan hukum ini. Proses penggeledahan sendiri dilaporkan masih berlangsung saat itu.
Sumber dari internal BGN, seorang petugas keamanan, mengungkapkan bahwa tim Kejagung telah berada di lokasi sejak dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Kehadiran aparat penegak hukum di jam yang tidak lazim ini semakin menambah misteri seputar investigasi yang sedang berjalan.
Konteks Perombakan Pimpinan BGN Sehari Sebelumnya
Peristiwa penggeledahan ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan signifikan pada jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional. Pada hari Selasa (2/6), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan secara resmi pencopotan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta dua wakil kepala, yaitu Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya.
Menurut penjelasan Prasetyo Hadi, keputusan pergantian pucuk pimpinan ini merupakan hasil dari evaluasi dan monitoring kinerja yang dilakukan oleh Presiden Prabowo terhadap para pejabat di BGN. “Pada hari ini Selasa tanggal Juni 2026 tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ungkap Prasetyo dalam sesi konferensi pers yang digelar di Istana Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para pejabat yang diberhentikan selama masa tugas mereka dalam upaya membangun dan mengembangkan Badan Gizi Nasional.
Struktur Kepemimpinan Baru BGN
Sebagai langkah tindak lanjut dari pergantian tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk pengganti untuk posisi-posisi strategis di BGN. Nanik S Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, kini dipercaya untuk memegang tampuk kepemimpinan sebagai Kepala BGN yang baru.
Selain itu, dua nama lain juga ditetapkan sebagai Wakil Kepala BGN. Mereka adalah Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono. Penunjukan ini diharapkan dapat membawa angin segar dan mendorong kinerja BGN ke arah yang lebih baik.
Meskipun struktur kepemimpinan baru telah terbentuk, penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung sehari setelahnya menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya kaitan antara kedua peristiwa tersebut. Publik menanti penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai detail kasus yang tengah diusut, serta bagaimana implikasinya terhadap operasional dan citra Badan Gizi Nasional ke depannya.
Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus dipantau untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat.






















