Lokal  

Bupati Al-Farlaky Resmikan Aspal Kuta Binjei–Alue Ie Mirah

Peningkatan Konektivitas dan Ekonomi: Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah Dibuka untuk Akses Lebih Baik

Pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Upaya ini diwujudkan melalui peresmian lanjutan pengaspalan ruas Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah di Kecamatan Indra Makmur, yang secara resmi dibuka pada Rabu, Juni 2026. Proyek strategis ini tidak hanya sekadar membangun jalan, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan menggairahkan roda perekonomian masyarakat pedesaan.

Jalan yang menghubungkan Desa Blang Nisam dengan Desa Alue Ie Mirah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil. Aksesibilitas yang memadai menjadi kunci utama dalam membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil bumi, serta meningkatkan kualitas hidup warga.

Detail Proyek dan Anggaran

Proyek pengaspalan lanjutan ini dilaksanakan oleh CV Poetro Radja dengan total nilai kontrak sebesar Rp7.254.492.000. Pembangunan ini mencakup penanganan sepanjang 1.447 meter jalan, yang dibagi menjadi tiga segmen:

  • Segmen I: Memiliki panjang 1.154 meter.
  • Segmen II: Memiliki panjang 234 meter.
  • Segmen III: Memiliki panjang 59 meter.

Lebar aspal yang diterapkan adalah 5 meter, dengan lebar keseluruhan termasuk bahu jalan mencapai 6,5 meter. Desain ini memastikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, serta memberikan ruang yang memadai untuk pergerakan.

Prioritas Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah. Beliau menekankan pentingnya akses jalan yang baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

“Akses jalan yang baik akan mempermudah mobilitas warga sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta berbagai komoditas unggulan masyarakat di wilayah pedalaman,” ujar Bupati Al-Farlaky.

Beliau menambahkan bahwa pembangunan jalan ini adalah manifestasi dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah. Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari akses transportasi yang lebih baik, aman, dan nyaman, yang pada akhirnya akan melancarkan aktivitas ekonomi dan sosial.

Membuka Peluang Investasi dan Pembangunan

Lebih lanjut, Bupati Al-Farlaky menyoroti bahwa keberadaan jalan yang memadai tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi baru dan mendukung percepatan pembangunan di Kecamatan Indra Makmur. Dengan infrastruktur yang memadai, daerah tersebut diharapkan akan semakin menarik minat investor, yang tentunya akan membawa dampak positif bagi penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengalokasikan anggaran secara berkelanjutan untuk pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Apresiasi dan Harapan Jangka Panjang

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian proyek ini. Mulai dari kontraktor pelaksana yang telah bekerja keras, aparatur pemerintah yang telah mengawal prosesnya, hingga masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan.

“Semoga dengan selesainya pengaspalan ruas Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah ini, konektivitas antardesa semakin baik, perekonomian masyarakat semakin tumbuh, dan kesejahteraan warga Aceh Timur terus meningkat,” pungkas Bupati Al-Farlaky.

Beliau berpesan agar jalan yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang. Pemerintah daerah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap, disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan dan kemampuan anggaran daerah, demi mewujudkan Aceh Timur yang lebih maju dan sejahtera.

Pembangunan Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir untuk melayani dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur yang merata, Aceh Timur optimis dapat mencapai kemajuan ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan.