Kondisi Dermaga Penumpang 7 Ulu Palembang Kembali Rusak Berat
Kondisi infrastruktur fasilitas publik di Kota Palembang kembali menjadi sorotan tajam. Belum lama diperbaiki setelah mengalami kerusakan parah akibat dihantam kapal tongkang batubara, kini kondisi fisik Dermaga Penumpang 7 Ulu Palembang justru kembali ditemukan dalam keadaan rusak berat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat yang sering menggunakan fasilitas tersebut.
Hilangnya sejumlah komponen penting memicu dugaan kuat bahwa aset publik tersebut telah dijarah oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi miris ini mencuat ke publik setelah seorang warga dengan akun Instagram @sandiyanto mengunggah rekaman video amatir ke media sosial. Video tersebut memperlihatkan dengan jelas beberapa sudut fasilitas dermaga yang hancur dan terkelupas, padahal lokasi ini kerap dijadikan tempat bersantai warga saat sore hari.
Fasilitas Hancur dan Sebagian Komponen Hilang Misterius
Dalam rekaman video yang beredar luas, sang pengunggah mengekspresikan rasa terkejut sekaligus kecewa lantaran mendapati wajah dermaga yang berubah drastis menjadi berantakan hanya dalam kurun waktu singkat semenjak kunjungan terakhirnya. Ia menyampaikan keluhannya dengan nada prihatin, mengatakan bahwa sebulan tidak berkunjung, dermaga yang dulu bagus untuk tempat santai kini sudah sehancur ini. Bahaya banget ini, sudah sehancur ini ya Allah, padahal fasilitas bagus, ujarnya.
Berdasarkan pantauan visual, kerusakan terjadi di beberapa sudut vital dermaga. Tidak hanya sekadar rusak akibat faktor cuaca atau aus, sebagian material besi penunjang di area tersebut bahkan dilaporkan telah raib atau hilang secara misterius dari tempatnya, memperkuat indikasi adanya aksi pencurian aset.
“Ya Allah dermaga penumpang 7 ulu. Banyak yang hancur lor, sebagian sudah hilang. Bahaya banget buat yang lagi santai disini. Takutnya tertimpa warga. Semoga segera ditindaklanjuti pihak terkait demi keselamatan masyarakat,” tambah Sandi yang mengkhawatirkan keselamatan anak-anak dan warga sekitar.
Ulah Tangan Jahil Vandalisme atau Pencurian Berjemaah?
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab hancurnya kembali fasilitas di Dermaga 7 Ulu. Namun, melihat banyaknya komponen fisik yang hilang, muncul dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa lokasi ini menjadi sasaran empuk aksi vandalisme serta penjarahan material bangunan secara senyap pada malam hari.
Sandi bahkan memberikan saran satir agar material yang tersisa di area berbahaya itu dilepaskan saja oleh pemerintah daerah, ketimbang membiarkannya menggantung rusak dan berisiko melukai masyarakat umum yang melintas. “Gatau ini hancur karena apa, menurut kalian gimana? Jadi mendingan dilepas aja mungkin ya daripada membahayakan pengunjung yang mau kesini,” tuturnya.
Perlu Perhatian dan Pengawasan Serius Pemerintah
Kejadian ini tentu menjadi alarm keras bagi pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas publik di Palembang. Mengingat anggaran perbaikan dermaga pasca-ditabrak tongkang beberapa waktu lalu memakan biaya yang tidak sedikit, pengawasan di lokasi tersebut kini dinilai sangat lemah. Warga mendesak pihak terkait, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub) hingga aparat kepolisian, untuk melakukan penelusuran lebih lanjut, memasang kamera pengawas (CCTV), serta menindak tegas para pelaku penjarahan aset negara di Dermaga 7 Ulu Palembang demi menjaga keselamatan masyarakat umum dan wibawa fasilitas kota.















