Tren gaya hidup aktif: footgolf, olahraga modern untuk bersosialisasi

Gaya Hidup Sehat dengan Footgolf

Gaya hidup sehat yang aktif bergerak atau active lifestyle kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Tren ini tidak hanya menitikberatkan pada aktivitas fisik, tetapi juga kesehatan mental. Salah satu contohnya adalah olahraga footgolf yang semakin populer di berbagai kalangan.

Footgolf sebenarnya sudah dikenal sejak 2008 di Belanda. Namun, kini olahraga ini mulai diminati di Argentina, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa lainnya. Di Indonesia, footgolf mulai dikenal sebagai permainan yang menyenangkan dan cocok untuk komunitas.

Apa Itu Footgolf?

Footgolf merupakan olahraga hybrid yang menggabungkan sepak bola dan golf. Pemain akan menendang bola sepak ukuran 5 hingga masuk ke dalam lubang berdiameter sekitar 50 cm dengan jumlah tendangan sesedikit mungkin. Permainan ini mengikuti aturan dari Federasi FootGolf Internasional (FIFG) dengan sistem penilaian seperti par, birdie, dan eagle. Penilaian ini mirip dengan golf. Dalam kondisi normal, permainan dengan format 18 hole dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 90–120 menit.

Footgolf sebagai Aktivitas Sosial dan Menyenangkan

Berbeda dari olahraga profesional, footgolf biasanya dimainkan dengan pendekatan fun dan social play, sehingga nyaman diikuti oleh pemula maupun pemain berpengalaman. Contohnya adalah komunitas dalam Footgolf Fun Match lewat Sunrise Society Vol. 5.

Inisiatif culture movement ini bertujuan untuk mendorong kebiasaan baru di masyarakat agar tetap bugar dan sehat secara berkelanjutan. Berbeda dari edisi sebelumnya, kali ini Bank Saqu menghadirkan Footgolf Fun Match, sebuah perpaduan unik antara sepak bola dan golf. Acara ini dirancang sebagai morning social activity yang santai, seru, dan terbuka untuk berbagai kalangan, baik pemula maupun yang sudah aktif berolahraga.

Willy Apriando, Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu, menjelaskan bahwa footgolf tidak hanya membawa unsur olahraga, tetapi juga memiliki nilai connection, consistency, dan social interaction yang kuat. Hal ini menciptakan pengalaman komunitas yang lebih santai, inklusif, dan menyenangkan.

“Karena ini bukan hanya soal bangun lebih pagi tetapi juga tentang memulai hari dengan energi yang baik, untuk membangun koneksi yang bermakna,” ujar Willy baru-baru ini.

Masa Depan Footgolf di Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Amrit Punjabi, Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia, mengungkapkan bahwa Sunrise Society Vol. 5 dapat membantu memperkenalkan footgolf kepada masyarakat yang lebih luas. “Sebagai asosiasi footgolf di Indonesia, kami berharap olahraga ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak komunitas active lifestyle ke depannya,” ujar Amrit.

Footgolf tidak hanya menjadi olahraga yang menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun koneksi sosial dan meningkatkan kesehatan fisik serta mental. Dengan kombinasi antara sepak bola dan golf, footgolf menawarkan pengalaman yang unik dan menarik bagi semua kalangan.