Batam  

Viral Isu Begal di Simpang Tobing Batam, Polisi: Hoaks, Ternyata Korban Duel

Begal di Batu Aji Hoaks
Ilistrasi kabar hoaks. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Jagat media sosial dihebohkan dengan narasi adanya aksi pembegalan di Simpang Tobing, Batuaji.

Menanggapi keresahan warga, Unit Reskrim Polsek Sagulung langsung turun tangan dan memastikan info itu hoaks alias tidak benar.

Polisi mengungkap kejadian aslinya bukan pembegalan, melainkan aksi penganiayaan setelah korban terlibat cekcok di jalanan.

“hasil pengecekan, diketahui informasi mengenai adanya aksi pembegalan di Simpang Tobing hoaks. Kejadian sebenarnya kasus penganiayaan,” kata Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar, dalam keteranganya, Kamis (21/5/2026).

Husnul menjelaskan, peristiwa nyata itu menimpa seorang pemuda bernama Fahdil pada Senin (18/5) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat itu, korban dalam perjalanan pulang usai mengantar temannya di Kavling Sei Lekop.

Di tengah jalan, tepatnya di depan MTs Negeri 3 Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, korban berpapasan dengan 2 pria misterius berboncengan pakai motor Honda Revo hitam. Di sinilah petaka dimulai.

“Dalam perjalanan, korban berpapasan dengan dua orang laki-laki hingga akhirnya terjadi cekcok dan perkelahian,” kata Husnul.

Saat duel terjadi, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan mengayunkannya ke arah kepala Fahdil.

Beruntung, Fahdil sigap menangkis serangan maut tersebut dengan tangan kanannya.

Akibat tangkisan itu, tangan kanan Fahdil mengalami luka robek serius hingga harus menerima 7 jahitan dari tim medis.

Usai melukai korban, kedua pelaku kabur tancap gas. Korban sempat mencoba mengejar, namun terpaksa berhenti karena pendarahan di tangannya.

Isu begal ini sempat liar di medsos sebelum akhirnya diluruskan kepolisian pada Rabu (20/5).

Husnul menyebut korban sendiri juga telah membuat pernyataan di media sosial dirinya bukan dibegal, karena tidak ada barang berharga yang hilang.

Meski bukan dibegal, kata Husnul, pihaknya menegaskan tetap mengusut kasus penganiayaan berdarah tersebut. Laporan resmi pun sudah diterima dan pelaku kini diburu.

“Saat ini laporan polisi telah diterima Polsek Sagulung dan kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim guna mengungkap identitas pelaku,” tegasnya.

Warga Diminta Bijak Bermedsos

Berkaca dari kasus ini, Iptu Husnul mengimbau warga Batam agar tidak mudah menelan mentah-mentah informasi yang beredar di grup WhatsApp maupun media sosial.

Keresahan yang sempat timbul diharapkan bisa mereda setelah adanya fakta resmi ini.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyimpulkan suatu kejadian sebelum adanya informasi resmi dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

Husnul juga mengingatkan warga untuk segera melapor ke polsek terdekat atau menghubungi Call Center Polri 110 jika melihat tindakan kriminal di lingkungan sekitar.

 

 

Editor: Erwin Syahril