Patrolmedia, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengingatkan jajarannya agar tidak membangun polarisasi atau kubu-kubuan di lingkungan kerja.
Hal itu disampaikan Amsakar saat memberikan pengarahan untuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (20/5/2026).
Pengarahan ini disampaikan menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji pada 21 Mei 2026.
“Saya tidak ingin di lingkungan Pemko Batam tumbuh polarisasi atas dasar suka dan tidak suka,” tegas Amsakar.
Amsakar mengingatkan agar tidak ada kelompok-kelompok di internal pemerintahan yang terbentuk karena faktor kedekatan pribadi maupun perbedaan pandangan.
Menurutnya, hal tersebut justru dapat merusak kinerja birokrasi.
“Jangan sampai muncul kelompok-kelompok yang justru mengganggu semangat kebersamaan dan kinerja organisasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Amsakar menilai tantangan birokrasi saat ini jauh lebih berat karena tingginya keterbukaan informasi.
Ia meminta seluruh ASN untuk berhati-hati dalam bersikap dan menjaga etika komunikasi agar tidak memicu sorotan negatif dari publik.
“Kita berada pada era keterbukaan informasi. Apa pun yang dilakukan akan mudah menjadi perhatian publik. Karena itu, kehati-hatian dalam bersikap harus dijaga. Jangan menunjukkan sikap arogan atau merasa lebih dari yang lain,” pesan Amsakar.
Ia pun meminta loyalitas terhadap organisasi dan semangat kebersamaan tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas pelayanan masyarakat di Batam.
“Jaga kekompakan, dukung arahan pimpinan, dan jangan ada hal-hal yang mengganggu soliditas organisasi,” tambahnya.
Selama menjalankan ibadah haji, roda pemerintahan Kota Batam akan dipimpin Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra sebagai Pelaksana Harian (Plh).
Amsakar meminta seluruh jajaran memberikan dukungan penuh kepada Li Claudia.
“Pemerintahan harus tetap berjalan secara solid dan kompak,” kata Amsakar.
Merespons hal itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyatakan kesiapannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan.
Ia memastikan pelayanan publik akan tetap berjalan tanpa ada hambatan.
“Saya dari dulu sampai hari ini tetap tegak lurus terhadap pimpinan. Fokus kita adalah bekerja, memastikan pelayanan berjalan, dan seluruh agenda pemerintahan tetap terlaksana dengan baik,” kata Li Claudia.
Editor: Erwin Syahril






















