Kehidupan Rakyat Biasa di Akhir Drama “Perfect Crown”
Sejak rilisnya drama Korea “Perfect Crown” (2026), banyak orang yang terkesan dengan alur cerita yang dinamis dan karakter-karakter yang kompleks. Selama enam minggu terakhir, drama ini menjadi topik pembicaraan hangat, termasuk di kalangan penonton Indonesia. Berdasarkan data Nielsen Korea, drama ini berhasil meraih rating rata-rata nasional sebesar 13,8 persen. Meskipun sudah berakhir, kita akan mengulas kembali apa saja yang terjadi di akhir drama ini.
Monarki Dihapus, Keluarga Kerajaan Hidup sebagai Rakyat Biasa
Pangeran Agung Ian (Byeon Woo Seok) naik takhta hanya untuk menghapus monarki. Tujuannya bukan hanya itu, ia ingin melindungi orang-orang di sekitarnya, seperti Seong Huiju (IU) hingga keponakannya, Yi Yoon (Kim Eun Ho). Meski sempat menghadapi pertentangan dari kabinet dan Perdana Menteri Min Jeong Woo (Noh Sang Hyun), penghapusan monarki ini berhasil disahkan. Kerajaan dan kabinet menggelar pemilihan umum sehingga semua rakyat Korea bisa memilih sendiri.
Seong Huiju Kembali Menjadi CEO Castle Beauty, Sementara Lee Wan Cuti untuk Menjadi Bapak Rumah Tangga

Setelah resmi menjadi rakyat biasa, Seong Huiju kembali memimpin Castle Beauty sebagai CEO setelah tiga tahun vakansi. Tidak hanya itu, Seong Tae Ju (Lee Jae Won) juga meminta Seong Huiju untuk memimpin Castle Card, karena Han Da Young (Chae Seo An) sedang hamil. Tae Ju mengaku ingin fokus menemani proses kehamilan Han Da Young hingga mengurus anak mereka nanti.
Di sisi lain, Pangeran Agung Ian alias Lee Wan masih belum mau kembali bekerja, meskipun sudah vakansi selama tiga tahun. Menurut Choi Hyeon (Yoo Su Bin), Lee Wan masih betah menjadi pengangguran. Padahal sebelum monarki dihapus, Lee Wan mendirikan yayasan yang berisi aset kerajaan. Bagaimana dengan Choi Hyeon dan Do Hye Jung (Lee Yeon)? Do Biseo masih menjadi orang kepercayaan Seong Huiju di Castle Group. Sementara Choi Hyeon menjalankan toko bunga bernama Hyeon’s Garden, sembari tetap mendampingi Lee Wan.
Nasib Perdana Menteri Min yang Ketahuan sebagai Dalang Percobaan Pembunuhan Lee Wan hingga Ibu Suri Yoon Tobat

Kejahatan Perdana Menteri Min Jeong Woo yang melakukan percobaan pembunuhan terhadap Pangeran Agung Ian terungkap di episode 12. Ketika ditanya alasannya, Perdana Menteri Min mengaku karena Lee Wan tidak menuruti permintaannya untuk melepas Seong Huiju. Sementara Ibu Suri Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon) tidak pernah berniat mengkhianati Pangeran Agung Ian lagi setelah mengungkap kejahatan sang ayah di episode 11. Bahkan ia yang membocorkan kejahatan Perdana Menteri Min kepada Seong Huiju.
Tiga tahun berlalu, Yoon Yi Rang hidup sebagai ibu-ibu Korea ambisius pada umumnya. Yoon Yi Rang ingin sang putra, Yi Yoon kelak menjadi musisi sukses, karena impiannya dulu menjadi pianis tidak bisa tercapai demi gelar ratu. Sedangkan mantan raja kecil itu sekarang lagi sibuk dengan berbagai les, karena sebentar lagi akan lulus SD (Sekolah Dasar).
Kesimpulan
Selaras dengan judulnya, “Perfect Crown” (2026) memang fokus mengisahkan tentang Seong Huiju, permaisuri terakhir dari Pangeran Agung yang naik takhta menjadi raja, sebelum monarki dihapus. Apakah kamu puas dengan ending-nya?






















