Local  

Warga Bireuen Memadati Kantor Disdukcapil

Kepadatan Warga di Kantor Disdukcapil Bireuen

Selama dua pekan terakhir, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bireuen mengalami kepadatan yang signifikan. Ratusan warga dari berbagai kecamatan datang untuk mengurus perubahan Desil di Kartu Keluarga (KK) serta administrasi kependudukan lainnya. Kehadiran warga ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memperbarui data kependudukan mereka.

Desil adalah metode pembagian tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat menjadi 10 kelompok yang sama besar. Desil 1 merujuk pada kelompok paling miskin, sedangkan Desil 10 merupakan kelompok paling sejahtera. Sistem ini digunakan oleh pemerintah untuk memprioritaskan penerima bantuan sosial (Bansos) agar lebih tepat sasaran.

Pada hari Senin (27/4/2026), halaman depan kantor Disdukcapil Bireuen dipenuhi oleh ratusan warga. Kondisi serupa juga terlihat di area tunggu depan kantor tersebut. Setiap warga umumnya membawa fotocopy kartu keluarga dan dokumen pendukung lainnya. Beberapa warga menyebutkan bahwa mereka ingin mengubah data dalam kartu keluarga, khususnya pada bagian pekerjaan. Mereka umumnya berada di Desil 8 atau lebih tinggi.

Saifuddin, seorang warga Gandapura, mengaku sudah beberapa kali datang ke Disdukcapil untuk mengurus perubahan data terkait Desil. “Datang pertama menanyakan syarat dan datang ke dua membawa syarat, namun ada yang belum lengkap sehingga terpaksa balik lagi pada Senin,” ujarnya.

Beberapa warga lainnya mengaku telat datang sehingga nomor antrean sudah habis, sehingga harus kembali pada hari lain. Seorang warga lainnya mengatakan bahwa ia menunggu panggilan karena telah mendapatkan nomor antrean.

Di dalam ruangan pelayanan, hampir seluruh pegawai sibuk dengan tugas masing-masing. Mulai dari menerima berkas hingga menjelaskan syarat yang diperlukan untuk perubahan elemen data. Perubahan Desil melibatkan perubahan data di kartu keluarga sekaligus perubahan jenis pekerjaan di KTP.

“Sebagian besar warga datang untuk mengurus perubahan data terkait Desil, sedangkan administrasi kependudukan lainnya berjalan normal,” ujar seorang pegawai yang sedang melayani warga.

Petugas di loket menggunakan pengeras suara untuk memanggil nomor antrean bagi warga yang sudah selesai atau yang perlu melengkapi syarat tambahan.

Proses Pengajuan Perubahan Data

Kepala Disdukcapil Bireuen, M Diah SAg, secara terbuka mengakui bahwa pelayanan di kantornya sangat padat sejak dua pekan terakhir. Warga yang datang dari berbagai kecamatan biasanya mengurus perubahan elemen data di Kartu Keluarga (KK) dan juga data di KTP. Misalnya, dalam kolom pekerjaan di KK tertulis wiraswasta atau jenis pekerjaan lainnya, dan ingin diganti dengan petani atau buruh tani.

Dengan perubahan data tersebut, warga dapat mengurus perubahan Desil melalui dinas lainnya. “Di sini hanya dapat mengubah elemen data, sedangkan perubahan Desil dilakukan di dinas lain,” ujarnya.

Syarat perubahan elemen data, katanya, adalah membawa surat keterangan dari keuchik tentang pekerjaan yang bersangkutan, serta mengisi blangko elemen data yang disediakan. Setiap hari, rata-rata terdapat lebih dari 400 orang yang mengurus perubahan data di kantor Disdukcapil Bireuen.