Masalah mounting mesin, ini yang akan dirasakan pengemudi



Mesin mobil memiliki komponen penting yang disebut engine mounting. Komponen ini berfungsi sebagai dudukan mesin dan terbuat dari bahan karet keras. Secara fungsional, engine mounting bertugas mengurangi penyebaran getaran yang dihasilkan oleh mesin saat beroperasi.

Kerusakan pada engine mounting bisa terjadi seiring waktu penggunaan, sehingga memerlukan penggantian dengan yang baru. Kondisi ini sangat umum terjadi pada mobil yang sudah cukup lama digunakan atau sering melalui jalan yang tidak rata.



Jika karet engine mounting mulai mengalami kerusakan, pengemudi akan merasakan perubahan signifikan. “Ketika karet engine mounting bermasalah, getaran yang dihasilkan akan lebih terasa,” kata SenSen dari bengkel Senja Otomotiv.



“Getaran biasanya terasa saat mobil sedang berjalan, baik itu mobil dengan transmisi manual maupun matic,” tambahnya. Getaran yang semakin kuat ini disebabkan karena karet engine mounting tidak lagi mampu meredam getaran secara efektif.

Pada beberapa jenis mobil, kondisi karet engine mounting yang rusak bisa terlihat secara visual, seperti adanya retakan atau bahkan pecah. Hal ini menjadi tanda bahwa komponen tersebut perlu segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem mesin.

Penggantian karet engine mounting harus dilakukan secara keseluruhan agar kinerja peredaman getaran tetap optimal. Jika hanya mengganti satu bagian, maka kemungkinan besar getaran akan tetap terasa.

Transmisi matic juga memiliki komponen serupa, yaitu karet mounting yang perlu diperiksa secara berkala. Pemeriksaan rutin dapat membantu mengidentifikasi masalah sebelum memburuk.

“Untuk hasil terbaik, gunakan karet engine mounting original agar umur pakainya lebih panjang,” ujar SenSen yang bengkelnya berada di Pulogebang, Jakarta Timur. Penggunaan komponen asli dapat memastikan kualitas dan daya tahan yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan.