Lawan Bayern di Final, Luis Enrique: PSG Lebih Unggul



JAKARTA — Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menunjukkan keyakinan yang kuat bahwa skuadnya adalah yang terbaik di Eropa menjelang pertandingan semifinal Liga Champions UEFA melawan Bayern Munich. Pertemuan ini akan berlangsung dalam leg pertama di Parc des Princes, Paris, pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Laga ini mempertemukan dua tim dengan lini serang paling tajam di Eropa musim ini.

Enrique mengakui kekuatan Bayern Munich, yang dinilainya konsisten sepanjang musim. Tim asal Jerman itu berhasil memenangkan gelar Bundesliga dengan catatan yang impresif. Namun, ia tetap percaya bahwa PSG memiliki kualitas yang mumpuni untuk menghadapi tantangan ini.

“Ini bukan hanya tentang statistik menyerang, tetapi jika Anda melihat statistik bertahan juga, ini adalah tim-tim terbaik di Eropa,” ujar Enrique. Ia juga mengapresiasi performa Arsenal yang masuk semifinal dan telah menunjukkan konsistensi luar biasa. Meski demikian, Enrique menilai Bayern sedikit lebih unggul karena hanya kalah dalam dua pertandingan.

Namun, ia bersikeras bahwa PSG adalah tim terbaik yang pernah ia latih. “Jika kita berbicara tentang apa yang telah kami tunjukkan sebagai sebuah tim, kami berada di posisi teratas. Tidak ada tim yang lebih baik dari kami. Saya mengatakan ini setelah kami tidak finis di delapan besar di fase liga (penyisihan Liga Champions) bahwa saya tidak melihat tim mana pun yang lebih baik dari kami,” katanya.

Perjalanan PSG musim ini terbilang cukup berat. Mereka harus melewati fase play-off sebelum bisa melaju ke babak gugur Liga Champions. Berbeda dengan Bayern yang tampil dominan sejak fase liga. Meskipun begitu, Les Parisiens menunjukkan ketajaman mereka dengan mencetak banyak gol di fase knockout.

Enrique menekankan bahwa momentum di akhir musim menjadi kunci utama dalam perburuan gelar. “Setiap pelatih ingin memasuki babak akhir musim dalam kondisi sebaik mungkin,” katanya. Ia juga menyebut bahwa Liga Champions memberikan energi khusus kepada para pemain. “Semua orang ingin berada di sana dan memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin.”

Meski menyadari ancaman dari lini serang Bayern, termasuk kecepatan pemain sayap mereka, Enrique memastikan bahwa PSG tidak akan mengubah pendekatan bermain. “Kami memenangkan Liga Champions musim lalu dengan Achraf Hakimi dan Nuno Mendes melakukan apa yang biasa mereka lakukan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa tim harus lebih banyak menyerang daripada bertahan jika ingin menang.

Setelah sukses meraih trofi Liga Champions musim lalu, PSG kini datang dengan ambisi yang lebih besar untuk mengulang kesuksesan tersebut. “Perjalanan pertama adalah sebuah kelegaan, sekarang ini adalah sumber motivasi yang berbeda karena tahun lalu sangat hebat. Kami membuat sejarah. Dan sekarang, kami haus akan lebih banyak lagi,” tegas Enrique.