Local  

Puncak Pesta Emas SMP Swasta Kartini Parsoburan: Dari Gelap Menuju Terang

Perayaan Pesta Emas 50 Tahun SMP Swasta Kartini Parsoburan

Acara puncak perayaan pesta emas (50 tahun) SMP Swasta Kartini Parsoburan berlangsung hari ini, Sabtu (25/4/2026). Acara tersebut dimulai dengan penyanyian lagu “Ibu Kita Kartini” yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut dinyanyikan di awal acara setelah Misa Kudus. Seluruh peserta terharu dan bahkan ada yang menitikkan air mata saat mendengar lagu tersebut dikumandangkan.

Semangat perjuangan dan kerendahan hati adalah ciri khas RA Kartini yang senantiasa disampaikan kepada anak didik. Ungkapan populer dari RA Kartini, “Habis Gelap, Terbitlah Terang”, hingga saat ini masih hidup dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dalam kotbahnya, Pastor Supriyadi OFM Cap menyampaikan bahwa SMP Kartini adalah wadah menyemaikan mimpi setiap pelajar. Ia menjelaskan, “Aku merindukan malam agar bisa melihat bintang. Menjadi bintang butuh malam, butuh pengorbanan dan upaya. Dengan demikian, para peraih mimpi butuh upaya dan usaha keras.”

Baginya, mengejar mimpi mesti dibarengi kerja keras. Pengalaman hidupnya sebagai seorang biarawan Kapusin sekaligus imam Katolik memiliki berbagai tantangan. Ia mesti belajar bahasa asing supaya bisa menjalani masa pendidikan di Roma, Italia. “Jangan hanya melihat bahwa saya sudah sekolah di Roma, Italia. Tapi jangan dilupakan bagaimana perjuangan bisa sampai ke sana. Kerap kita lupa malam setelah melihat bintang,” sambungnya.

Berbagi Kegiatan dan Kehadiran Alumnus

Acara puncak dilanjutkan dengan berbagi kegiatan, termasuk menikmati sajian lagu-lagu bernuansa perjuangan orang tua bagi anak-anaknya yang dibawakan oleh alumnus. Beberapa alumnus SMP Kartini kini menggeluti bidang tarik suara, seperti Erick Sitorus, Anggiat Sitorus, dan Mohan Silaen. Para alumnus kini sudah membentuk ikatan. Harapannya, pengembangan pendidikan di SMP Kartini lestari kedepannya.

Kadis Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Toba Rikardo Hutajulu menyampaikan bahwa SMP Swasta Kartini Parsoburan merupakan sekolah unggul di Habornas. Dalam berbagai kesempatan, sekolah ini mewakili Habornas bertanding di bidang akademik dan bidang lainnya di tingkat kabupaten Toba. “Banyak prestasi yang sudah ditorehkan SMP ini. Sekolah ini unggul dan kerap menjadi perwakilan Habornas ikut bertanding di berbagai bidang di level kabupaten Toba. Kedepannya, kita tetap berkoordinasi manakala ada yang dibutuhkan mengembangkan pendidikan di SMP kita ini,” ujar Rikardo Hutajulu.

Penyerahan Kado dan Kebersamaan Alumni

Sebelum acara berakhir, para alumnus juga menyampaikan kado bagi seluruh tenaga pendidik yang purnawaktu dan yang masih aktif. Suasana gembira berubah haru. Sejumlah alumnus seakan terbawa ke masa silam saat melihat wajah gurunya yang sudah purnawaktu. Penghormatan bagi para guru dan kepala sekolah yang pernah memberikan pendidikan di SMP ini dibalut dengan acara manortor.

Para guru purnawaktu juga meluapkan kegembiraannya bisa bertemu dengan para alumnus. Seluruh alumnus berharap ikatan yang sudah dibentuk menjadi wadah berdiskusi bagaimana membangun pendidikan di SMP Swasta Kartini Parsoburan.