Tren Wisata Domestik di Indonesia Menunjukkan Peningkatan

Platform perjalanan digital Agoda mencatat adanya peningkatan minat wisatawan terhadap sejumlah destinasi domestik menjelang libur panjang akhir pekan pada Hari Buruh 2026. Berdasarkan data pencarian akomodasi, kawasan Puncak dan Surakarta menjadi dua destinasi yang paling diminati oleh wisatawan Indonesia.
Agoda mengungkapkan bahwa tren liburan singkat kini semakin populer, terutama bagi masyarakat yang ingin beristirahat sejenak dari rutinitas tanpa harus melakukan perjalanan jauh. Wisatawan kini cenderung memilih destinasi yang dekat, mudah dijangkau, namun tetap menawarkan pengalaman unik melalui alam, budaya, maupun kuliner lokal.
Puncak dan Bogor Jadi Favorit Wisatawan
Dari data pencarian akomodasi, Puncak mencatat kenaikan minat tertinggi sebesar 192 persen dibanding periode sama tahun lalu. Kawasan dataran tinggi di Jawa Barat itu masih menjadi favorit wisatawan, terutama warga Jabodetabek, berkat akses yang relatif mudah, udara sejuk, serta banyaknya pilihan vila dan resor untuk liburan singkat.
Sementara Bogor juga mengalami kenaikan pencarian sebesar 70 persen. Kota hujan itu dinilai tetap menarik lewat Kebun Raya Bogor, udara sejuk, dan ragam wisata kuliner.
Surakarta dan Yogyakarta Naik Tajam

Destinasi berbasis budaya juga menunjukkan tren positif. Surakarta atau Solo mencatat lonjakan pencarian akomodasi hingga 117 persen, sedangkan Yogyakarta naik 61 persen. Kedua kota ini diminati wisatawan yang ingin menikmati suasana heritage, pasar tradisional, seni budaya, hingga kuliner khas Jawa.
Selain itu, keduanya juga menawarkan akses ke wisata alam. Dari Yogyakarta, wisatawan bisa menuju kawasan pantai selatan maupun lereng Merapi. Sedangkan Solo memiliki akses ke Tawangmangu dan perkebunan teh Kemuning di Karanganyar.
Bandung, Malang, dan Semarang Ikut Naik

Bandung juga mengalami kenaikan minat sebesar 61 persen. Kota ini masih menarik berkat perpaduan udara sejuk, budaya kafe, pusat kreatif, serta wisata alam seperti Tangkuban Perahu dan Kawah Putih.
Malang mencatat kenaikan 35 persen. Kota di Jawa Timur itu diminati karena menawarkan suasana santai dengan akses ke Gunung Bromo, air terjun, hingga deretan pantai selatan.
Sementara Semarang naik 60 persen dan disebut menjadi alternatif city break berkat pesona Kota Lama, bangunan kolonial, serta kedekatannya dengan kawasan dataran tinggi seperti Bandungan dan Ungaran.
Perubahan Perilaku Wisatawan
Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, Gede Gunawan, menyampaikan bahwa wisatawan kini lebih matang dalam merencanakan perjalanan saat libur panjang. Ia mengatakan bahwa wisatawan Indonesia memprioritaskan destinasi yang mudah dijangkau namun tetap menawarkan pengalaman berbeda, baik melalui alam, budaya, maupun kuliner lokal.
Menurut Agoda, tren ini menunjukkan perubahan perilaku wisatawan yang kini lebih mengutamakan kenyamanan, efisiensi waktu, dan pengalaman singkat yang berkesan. Hal ini mencerminkan semakin berkembangnya minat masyarakat terhadap wisata yang tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga nilai edukasi dan kepuasan emosional.






















