Pengukuhan Ketua DPD PA GMNI Babel, Agus Hendrayadi
Agus Hendrayadi resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Keputusan ini diumumkan pada Jumat (17/4) dalam Konferensi Daerah (Konferda) yang digelar di Pia Hotel, Pangkalpinang. Penetapan jabatan tersebut dilakukan secara aklamasi oleh seluruh anggota forum.
Pemilihan Agus Hendrayadi menjadi langkah penting bagi organisasi alumni marhaenis di Negeri Serumpun Sebalai. Enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PA GMNI se-Kepulauan Bangka Belitung sepakat menunjuknya sebagai nakhoda definitif pertama. Ini merupakan momen bersejarah bagi organisasi yang telah lama berjuang membangun basis di daerah.
Agus Hendrayadi mengungkapkan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa dirinya sudah terlibat dalam GMNI sejak tahun 2000. Mulai dari membentuk karteker Cabang Pangkalpinang hingga mengusulkan Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah Kongres Persatuan GMNI di Tanjung Pesona.
Dalam orasinya, ia menyampaikan pengalaman masa awal perjuangan membangun basis GMNI di Babel. Saat itu, Babel masih merupakan provinsi baru. Salah satu pencapaian yang ia sebutkan adalah keberhasilan Bangka Belitung memenangkan voting sebagai tuan rumah kongres nasional. Pada saat itu, Babel berhasil mengalahkan kandidat kuat seperti Jawa Barat dan Sumatera Barat.
“Kami nekat menawarkan diri jadi tuan rumah karena alasan provinsi baru dan keindahan pantai kami. Alhamdulillah, meski sempat ada dinamika, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir dan kongres berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa masa transisi organisasi sempat mengalami stagnasi akibat dinamika di tingkat pusat. Namun, ia bangga melihat regenerasi GMNI di Babel kembali bangkit melalui tangan kader-kader muda. Struktur alumni (PA) dapat terbentuk secara resmi hari ini.
“Alhamdulillah, garis-garis Marhaen di Babel ini banyak yang menduduki jabatan strategis. Saya berharap bimbingan dan doa restu dari DPP agar PA GMNI Babel bisa memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” pungkasnya.
Peran dan Tantangan di Masa Depan
Agus Hendrayadi memiliki visi untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan partisipasi anggota. Ia berencana untuk memperluas jaringan dengan melibatkan lebih banyak kader muda dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.
Salah satu prioritas utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran alumni dalam pembangunan daerah. Ia berharap PA GMNI Babel dapat menjadi wadah yang efektif dalam menggerakkan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan provinsi.
Selain itu, Agus juga ingin memastikan bahwa organisasi tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar GMNI, seperti keadilan sosial, persatuan, dan kebersamaan. Ia percaya bahwa dengan pendekatan yang tepat, PA GMNI Babel dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lain.
Dengan kepemimpinan Agus Hendrayadi, PA GMNI Babel diharapkan mampu menghadapi tantangan di masa depan dan terus berkembang sebagai organisasi yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.






















