WFH Jumat Bikin Libur Akhir Pekan Setiap Minggu, ASN Malah Liburan

Kebijakan Kerja dari Rumah di Kota Salatiga Masih Dikaji

Pemerintah Kota Salatiga hingga saat ini masih mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/ WFH) yang telah dianjurkan oleh pemerintah pusat. Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji lebih mendalam sebelum diterapkan secara menyeluruh.

Menurutnya, meskipun tujuan utama dari WFH adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi, hal ini tidak serta merta berarti kebijakan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai. Ia khawatir bahwa kebijakan ini justru akan disalahgunakan sebagai kesempatan untuk liburan panjang.

“Beberapa orang mungkin akan menganggap WFH sebagai kesempatan untuk berlibur, bukan bekerja. Mereka bisa saja bekerja di tempat wisata, yang justru akan lebih boros dan tidak efektif,” ujarnya dalam sebuah wawancara, Kamis (2/4/2026).

Robby menekankan bahwa penerapan WFH harus dilakukan dengan kajian komprehensif agar dapat memberikan manfaat yang nyata, baik dari segi efisiensi energi maupun produktivitas pegawai.

Alternatif Kebijakan: Jumat Tanpa Kendaraan Bermotor

Sebagai alternatif, Pemerintah Kota Salatiga memilih untuk menerapkan kebijakan “Jumat tanpa kendaraan bermotor”. Dalam skema ini, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi setiap hari Jumat.

Bagi pegawai yang tinggal dekat, mereka diharapkan untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Sementara itu, bagi yang tinggal jauh, penggunaan transportasi umum menjadi pilihan utama.

“Kebijakan ini tidak hanya membantu menghemat konsumsi bahan bakar, tetapi juga mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat serta meningkatkan penggunaan transportasi umum,” tambah Robby.

Keputusan ini dinilai sejalan dengan kebijakan gubernur terkait penerapan hari bebas kendaraan bermotor setiap Jumat. Dengan kondisi geografis dan ukuran kota yang relatif kecil, Salatiga dinilai sangat cocok untuk menerapkan kebijakan tersebut secara efektif.

Keuntungan dan Potensi Kebijakan Jumat Tanpa Kendaraan

  • Kebijakan ini berpotensi mengurangi polusi udara dan kemacetan lalu lintas di kota.
  • Mendorong masyarakat untuk lebih aktif secara fisik melalui aktivitas bersepeda atau berjalan kaki.
  • Meningkatkan penggunaan transportasi umum, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.