
Thailand sedang bersiap menghadapi lonjakan besar dalam pergerakan masyarakat dan wisatawan selama Festival Songkran. Untuk memastikan perjalanan lancar, pemerintah bekerja sama dengan operator transportasi udara dan kereta api untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus menurunkan harga tiket. Langkah ini bertujuan agar perjalanan tetap terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.
Momentum Tahun Baru Thailand yang identik dengan tradisi mudik dan wisata diperkirakan akan menyebabkan pergerakan massal di berbagai daerah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Civil Aviation Authority of Thailand memperketat pengawasan terhadap tarif penerbangan dan kapasitas kursi. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika global yang turut memengaruhi industri aviasi.

Sebagai langkah konkret, otoritas penerbangan bekerja sama dengan sejumlah maskapai untuk menurunkan harga tiket domestik serta menambah frekuensi penerbangan. Kebijakan ini berlaku pada periode 10-15 April 2026, yang merupakan puncak arus perjalanan selama Songkran. Beberapa maskapai yang terlibat antara lain Thai Airways, Bangkok Airways, Thai AirAsia, Nok Air, Thai Lion Air, serta Thai Vietjet. Mereka sepakat memberikan potongan harga tiket sebesar 15 hingga 30 persen pada sejumlah rute domestik populer.
Selain penurunan tarif, kapasitas kursi juga ditingkatkan. Bangkok Airways menambah puluhan penerbangan ekstra menuju Ko Samui, sementara Thai Airways mengoperasikan pesawat berbadan lebar, seperti Airbus A330-300 dan Boeing 787-8 untuk mengakomodasi lebih banyak penumpang.

Kebijakan ini mencakup berbagai destinasi utama di Thailand, termasuk Chiang Mai, Phuket, Hat Yai, hingga Khon Kaen. Dengan demikian, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Tidak hanya sektor penerbangan, transportasi darat juga diperkuat. State Railway of Thailand menambah layanan kereta api khusus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Enam kereta tambahan akan dioperasikan dengan total 22 perjalanan selama periode libur Songkran, melayani jalur utama seperti utara, timur laut, dan selatan. Selain itu, rangkaian kereta reguler juga akan ditambah gerbong, guna meningkatkan kapasitas angkut. Tiket untuk perjalanan tambahan ini mulai dijual sejak akhir Maret, sementara layanan informasi pelanggan tersedia selama 24 jam untuk membantu calon penumpang.
Langkah terpadu ini menunjukkan keseriusan Thailand dalam memastikan kelancaran mobilitas selama Songkran. Dengan kombinasi penyesuaian harga, penambahan kapasitas, dan koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan efisien di tengah tingginya permintaan.




















