Berita  

Beasiswa PBNU 2026: Santri ke Maroko, Saku Penuh!

Nahdlatul Ulama (NU) kembali membuka kesempatan emas bagi para santri yang bercita-cita melanjutkan pendidikan tinggi di negeri Maroko. Program beasiswa ini merupakan wujud nyata kerjasama antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko, yang difokuskan pada bidang pendidikan.

Pendaftaran beasiswa ini telah dibuka sejak 23 Januari dan akan berlangsung hingga 30 Januari 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring dan tanpa biaya apapun (gratis) melalui situs resmi beasiswa NU, yaitu beasiswa.nu.or.id. Para santri yang berminat diharapkan segera mempersiapkan diri dan melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, KH Hodri Ariev, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh pihaknya. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan kader-kader santri NU yang memiliki kemampuan untuk berkiprah di kancah internasional, namun tetap berpegang teguh pada tradisi keilmuan pesantren yang menjadi ciri khas NU.

“Program ini adalah program rutin dari RMI PBNU untuk mengantarkan kader santri NU ke dunia global, tapi tetap memegang prinsip sebagai santri, khidmat kepada ulama dan kitab-kitab turats,” ujar KH Hodri Ariev. Beliau juga menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara murni dan transparan, tanpa adanya praktik titipan atau nepotisme. “Semua santri yang memenuhi syarat berhak mengikuti,” imbuhnya.

Muhammad Iqbal, Penanggung Jawab Program Beasiswa PBNU-Maroko 2026, menambahkan bahwa beasiswa ini hanya diperuntukkan bagi santri yang sudah mengambil gap year. Hal ini dikarenakan seluruh berkas pendaftaran harus sudah lengkap dan diserahkan pada bulan Maret. Meskipun demikian, Iqbal memastikan bahwa persyaratan yang diajukan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Beasiswa yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan penting selama masa studi di Maroko, meliputi:

  • Biaya kuliah penuh (tuition fee)
  • Biaya tempat tinggal (akomodasi)
  • Uang makan sehari-hari
  • Uang saku bulanan untuk menunjang kebutuhan pribadi

Tahapan Seleksi Beasiswa Santri PBNU 2026

Proses seleksi beasiswa santri PBNU untuk studi di Maroko terdiri dari beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para peserta. Berikut adalah tahapan-tahapan tersebut:

  1. Seleksi Administrasi: Pada tahap ini, panitia akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen-dokumen yang telah diserahkan oleh para peserta.
  2. Seleksi Wawancara: Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, akan diundang untuk mengikuti seleksi wawancara yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2026.
  3. Pengumuman Kelulusan Wawancara: Hasil seleksi wawancara akan diumumkan pada tanggal 20 Februari 2026. Peserta yang dinyatakan lulus akan berhak mengikuti tahapan selanjutnya.
  4. Program Inkubasi: Peserta yang lulus tahap wawancara akan mengikuti program inkubasi sebagai persiapan mengikuti ujian Muqobalah oleh Wizarotul Awqaf. Jadwal pelaksanaan inkubasi akan diinformasikan kemudian.

Daftar Universitas yang Ditawarkan

Berikut adalah daftar universitas di Maroko yang menawarkan program studi bagi penerima beasiswa PBNU untuk tahun akademik 2026-2027:

  • Universitas Fatimah al-Fihriyah (Fes, Maroko)
  • Universitas Al-Qadi al-Faqih Abdalla ben Said Al-Oujdi (Oujda, Maroko)
  • Universitas Imam Nafi (Tangier, Maroko)
  • Universitas Daarul Qur’an Imam Malik (Tetouan, Maroko)
  • Institut Al Hasan Al Yusiy (Sefrou, Maroko)
  • Universitas Al Faqih Ar Rohwuni (Kenitra)

Syarat Pendaftaran Beasiswa Santri PBNU 2026

Bagi para santri yang berminat untuk mendaftar beasiswa ini, perlu memperhatikan beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh PBNU. Berikut adalah persyaratan-persyaratan tersebut:

  1. Pendaftaran harus dilakukan melalui pondok pesantren masing-masing.
  2. Memiliki ijazah Diniyah Ulya/Muadalah/MA Keagamaan/sederajat dengan usia ijazah tidak lebih dari 3 tahun.
  3. Berusia antara 18-25 tahun pada tanggal 1 Maret 2026.
  4. Memiliki syahadah hafalan Al-Qur’an 30 Juz.
  5. Memiliki surat rekomendasi dari PCNU atau RMI kota asal pesantren.
  6. Memiliki surat rekomendasi dari pengasuh pesantren asal.
  7. Menandatangani surat kesediaan untuk mengabdi kepada NU setelah lulus.
  8. Siap mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan.

Dokumen yang Dibutuhkan

Selain memenuhi persyaratan di atas, para pendaftar juga perlu mempersiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan. Berikut adalah daftar dokumen yang harus disiapkan:

  1. Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap.
  2. Ijazah Diniyah Ulya/Muadalah Ulya/MA Keagamaan/sederajat (Ijazah tidak lebih dari 3 tahun).
  3. Syahadah hafalan Al-Qur’an 30 Juz.
  4. Syahadah hifdzil Mutun (opsional).
  5. Pas foto 4X6 berwarna terbaru.
  6. Surat pernyataan/rekomendasi dari pengasuh pesantren.
  7. Surat rekomendasi dari PCNU.
  8. Surat pernyataan.

Bagi para santri yang memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai program beasiswa ini, dapat menghubungi narahubung di nomor 085280451421. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk meraih pendidikan tinggi di Maroko dan menjadi kader NU yang berkiprah di kancah internasional.