Warga Sengkuang Geruduk BP Batam, Protes Suplai Air Bersih yang Kerap Mati

Warga Sengkuang Demo BP Batam
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad merespon protes warga Sengkuang yang berdemo di depan Kantor BP Batam terkait suplai air bersih yang kerap mati, Kamis (22/1/2026). (Foto: Ist)
Panbil Mall

Patrolmedia, Batam – Warga kelurahan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam menggelar aksi demo di depan kantor BP Batam terkait suplai air bersih yang kerap mati di wilayah mereka, pada Kamis (22/1/2025).

Dalam aksinya, warga Sengkuang menyampaikan tuntutan utama, percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil.

Menanggapi hal itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa.

Ia menyebut BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” kata Amsakar.

Memang, Amsakar mengakui masih ada sejumlah wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang.

Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.

“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” kata Amsakar.

Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.

“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih.

Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” katanya.

Amsakar mengajak warga Sengkuang untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah, agar persoalan distribusi air bersih di Batam segera selesai secara berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” ujarnya. (Iwan)