Polisi Identifikasi Kerangka di Cibeber sebagai Anak Perempuan Usia 8-10 Tahun

Panbil Mall

Polres Cianjur memastikan kerangka manusia yang ditemukan warga di Kecamatan Cibeber adalah seorang anak perempuan. Dari pemeriksaan awal, korban diduga berusia sekitar 8 hingga 10 tahun dengan tinggi badan kurang lebih 94 sentimeter. Temuan ini masih terus ditelusuri polisi untuk mengungkap identitas korban sekaligus penyebab kematiannya.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Bagus Panuntun mengatakan jasad itu sudah dalam kondisi sangat membusuk saat ditemukan, bahkan sebagian besar tubuhnya tinggal tulang belulang. Korban juga ditemukan mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya korban karena pemeriksaan luar belum memberi jawaban pasti.

Dalam visum luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, ada temuan jeratan tali pada bagian leher yang belum dapat dipastikan apakah berkaitan langsung dengan kematian. Untuk memastikan hal itu, kepolisian menunggu hasil autopsi dari tim medis RSUD Sayang Cianjur yang dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini.

Menurut Bagus, pemeriksaan lanjutan sangat penting karena kondisi jenazah yang sudah rusak parah menyulitkan identifikasi awal. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan adanya saksi yang mengetahui kejadian sebelum jasad ditemukan. Sejumlah warga telah dimintai keterangan untuk membantu menyusun kronologi peristiwa.

Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan warga terhadap bau bangkai yang sangat menyengat di wilayah Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber. Awalnya, bau itu diduga berasal dari bangkai hewan. Namun setelah ditelusuri, warga justru mendapati jasad manusia yang sudah membusuk di lokasi tersebut.

Hingga kini, kepolisian belum menerima laporan orang hilang yang cocok dengan ciri-ciri korban. Karena itu, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta datang ke RSUD Sayang Cianjur untuk membantu proses identifikasi. Polisi berharap informasi dari publik dapat mempercepat pengungkapan identitas maupun penyebab kematian anak perempuan tersebut.