Depok Natal Aman: Forkopimda & Wali Kota Antisipasi Penolakan

Panbil Mall

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok telah memberikan jaminan penuh bahwa pelaksanaan ibadah Malam Natal 2025 di seluruh wilayahnya berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Pernyataan ini penting mengingat sempat beredarnya informasi mengenai potensi pembatalan misa di salah satu lokasi di area Pondok Cina.

Untuk memastikan hal tersebut, Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama dengan jajaran Forkopimda dan para pemangku kepentingan lainnya, telah melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan ibadah Natal di beberapa gereja. Di antara lokasi yang dikunjungi adalah Gereja Santo Thomas dan Gereja Gideon Depok yang berlokasi di Kelapa Dua.

Pemantauan Langsung oleh Forkopimda

Wali Kota Supian Suri menyatakan, “Bersama Forkopimda, ketua DPRD, Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Kepala PN, Pak Kajari beserta seluruh jajaran pemangku kepentingan, kami memonitor pelaksanaan kegiatan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah Natal 2025, baik yang beragama Protestan maupun Katolik.”

Beliau juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan di Kota Depok. Lebih dari itu, Supian Suri menegaskan komitmen pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan tidak ada gangguan yang berarti dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

“Yang kedua, kami bersama Forkopimda, Ketua DPRD, dan jajaran lainnya memastikan bahwa pelaksanaan ibadah ini bisa berjalan lancar tanpa ada halangan apa pun, tanpa ada kekhawatiran apa pun. Dan kami memonitor, alhamdulillah sampai saat ini semuanya aman,” tambah Supian Suri.

Komitmen Pengamanan Berlanjut Hingga Tahun Baru

Wali Kota Depok tidak hanya berfokus pada pengamanan ibadah Natal. Ia menegaskan bahwa pemantauan dan upaya pengamanan akan terus dilakukan hingga perayaan Tahun Baru 2026.

“Dan kami semua, segenap Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, dan Kepala PN, serta seluruh jajaran kami terus memonitor sampai pelaksanaan juga menjelang Tahun Baru 2026,” ujar Supian Suri.

Langkah Konkret Mendukung Pengamanan

Untuk mendukung kelancaran dan keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Depok, bekerja sama dengan aparat keamanan, telah mendirikan sejumlah pos pengamanan strategis.

“Ya, langkah-langkah yang kita upayakan, pertama kita memonitor seperti ini. Kedua, kita membuat pos-pos. Ada 8 pos yang didirikan terkait dengan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Termasuk di sekitar gereja-gereja yang melaksanakan ibadah, ada 3 pos di sekitar gereja yang kita siapkan,” jelas Wali Kota.

Prioritas Pengamanan untuk Semua Gereja

Supian Suri menekankan bahwa seluruh gereja di Kota Depok, tanpa terkecuali, menjadi prioritas utama dalam hal pengamanan.

“Semua buat kita prioritas. Gereja yang besar, yang kecil, semuanya. Yang jemaatnya banyak, sedikit, semuanya menjadi prioritas buat kami untuk kita waspadai hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Supian Suri.

Klarifikasi Mengenai Pembatalan Misa di Pondok Cina

Terkait dengan isu yang sempat beredar mengenai pembatalan misa Natal di wilayah Pondok Cina, Wali Kota menyatakan bahwa pemerintah telah mendalami persoalan tersebut dan melakukan musyawarah dengan pihak-pihak terkait.

“Ya, ini kemarin kami juga sudah dalami informasi yang kami dapat. Kemarin sudah ada musyawarah yang dilaksanakan antara wisma dengan warga sekitar, Pak Lurah,” ungkap Supian Suri.

Supian menambahkan bahwa keputusan pembatalan misa tersebut berasal dari pihak wisma itu sendiri, dan bukan karena adanya tekanan dari pihak luar.

“Informasi yang kami dapatkan, semua sudah bersepakat tidak ada hal yang berarti bahwa pihak wisma memang yang membatalkan rencana misa di wisma tersebut. Tetapi kita terus dalami,” ucap Supian Suri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa wisma tersebut bukanlah tempat yang secara rutin digunakan untuk pelaksanaan misa.

“Sebetulnya bukan satu hal yang rutin di situ gitu. Tapi kemarin sudah bermusyawarah dengan lingkungan, ya. Kita memonitor, sehingga kemarin informasi yang kami dapat sudah disepakati tidak melaksanakan misa di situ,” jelas Supian Suri.

Jaminan Keamanan dari Kapolres Metro Depok

Menyambung pernyataan Wali Kota, Kapolres Metro Depok, Kombespol Abdul Waras, memastikan bahwa situasi keamanan di Kota Depok tetap terkendali. Kapolres juga menegaskan bahwa pengamanan Natal tahun ini melibatkan seluruh unsur yang ada.

“Tidak ada, semua tetap, seperti tadi yang disampaikan Pak Wali. Semua dalam koridor pengamanan kita. Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari teman-teman TNI, Polri, kemudian dari pemerintah daerah, dan juga seluruh komponen masyarakat,” tutur Kapolres.

Jaminan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara berbagai elemen dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama periode perayaan hari besar keagamaan.