Berita  

Gempa Papua: Info Terkini BMKG

Panbil Mall

Gempa bumi berkekuatan 2.7 magnitudo mengguncang Sarmi, Papua pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Guncangan terjadi pada pukul 10:24:24 WITA.

Pusat gempa dilaporkan berada di koordinat 2.13 Lintang Selatan dan 138.85 Bujur Timur, sekitar 54 kilometer Barat Laut Sarmi. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer.

Sarmi sendiri merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sarmi. Kabupaten ini terletak di bagian utara Pulau Papua. Data terakhir menunjukkan jumlah penduduk kabupaten Sarmi pada akhir tahun 2024 sebanyak 45.084 jiwa dengan kepadatan penduduk sekitar 3 jiwa per kilometer persegi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengkonfirmasi kejadian gempa ini melalui akun media sosial resminya.

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

Gempa bumi adalah fenomena alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu diambil saat terjadi gempa bumi untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Berikut adalah panduan lengkapnya:

  1. Saat Berada di Dalam Rumah

    • Pastikan Keamanan Diri dan Keluarga: Prioritaskan keselamatan diri sendiri dan keluarga.
      • Berlindung di Bawah Meja: Segera berlindung di bawah meja yang kokoh. Jika sudah berada di bawah meja, pegang erat kaki meja.
      • Lindungi Kepala: Jika tidak ada meja, lindungi kepala dengan bantal, papan, atau benda lain yang dapat melindungi dari benturan. Berlindung di bawah kusen pintu juga bisa menjadi pilihan.
      • Matikan Kompor/Tungku: Apabila ada api menyala, segera matikan sumber api. Biasakan untuk mematikan semua sumber bahan bakar, bahkan saat gempa berskala kecil. Berteriaklah untuk mengingatkan orang lain agar melakukan hal yang sama. Unit pemadam kebakaran mungkin tidak dapat membantu saat gempa, jadi setiap orang harus berusaha memadamkan api. Tindakan ini sangat penting untuk mengurangi kerusakan akibat kebakaran pasca gempa.
      • Evakuasi dengan Tertib: Jangan panik. Bergegaslah keluar rumah dengan tertib setelah gempa mereda. Hati-hati terhadap reruntuhan seperti kaca, genteng, seng, dan pagar yang mungkin roboh.
      • Periksa Kondisi Keluarga: Setelah keluar rumah, periksa apakah ada anggota keluarga yang terluka. Jika ada, segera berikan pertolongan pertama. Hubungi atau mintalah pertolongan jika luka yang dialami cukup parah.
  2. Saat Berada di Luar Rumah

    • Lindungi Kepala: Lindungi kepala dari potensi reruntuhan.
    • Hindari Bangunan dan Tiang Listrik: Jauhi bangunan tinggi, tiang listrik, pohon tinggi, dan benda-benda lain yang berpotensi roboh.
    • Cari Area Terbuka: Bergeraklah menuju area terbuka yang jauh dari bangunan dan potensi bahaya lainnya.
  3. Saat Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar

    • Tetap Tenang dan Ikuti Instruksi: Jangan panik dan hindari membuat kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas keamanan atau karyawan yang bertugas.
    • Hindari Asap: Jika terjadi kebakaran, area sekitar akan dipenuhi asap tebal. Bungkuklah untuk menghindari menghirup asap dan segera selamatkan diri.
  4. Saat Berada di Dalam Bangunan Bertingkat

    • Sistem Darurat: Bangunan bertingkat biasanya dilengkapi dengan sistem operasi darurat yang akan aktif secara otomatis saat terjadi gempa bumi. Lift dan eskalator akan berhenti di lantai terdekat.
    • Langkah-langkah yang Harus Dilakukan:
      • Berlindunglah di bawah meja atau benda kuat lainnya.
      • Jauhi jendela untuk menghindari pecahan kaca.
      • Tetaplah berada di lantai yang sama. Jangan mencoba naik atau turun.
      • Hindari menggunakan lift atau eskalator.
  5. Saat Berada di Dalam Kereta Api

    • Berpegangan Erat: Pegang erat tiang penyekat atau sandaran kursi untuk menghindari terjatuh jika kereta berhenti mendadak.
    • Tetap Tenang: Bertindaklah dengan tenang dan ikuti petunjuk dari petugas kereta.
  6. Saat Berada di Dalam Mobil

    • Menepi dan Berhenti: Menepilah ke kiri jalan dan segera hentikan kendaraan Anda di tempat yang aman. Hindari berhenti di daerah terlarang.
    • Jauhi Jembatan dan Persimpangan: Jangan berhenti di bawah atau di atas jembatan, dan jangan mencoba melintasi jembatan saat gempa terjadi.
  7. Saat Berada di Pegunungan atau di Laut

    • Waspada Longsor: Di pegunungan, bukit, dan lereng curam, kemungkinan besar akan terjadi tanah longsor. Segera mengungsi ke daerah aman, yaitu daerah terbuka dan datar.
    • Waspada Tsunami: Di daerah pantai, getaran gempa bumi dapat menimbulkan tsunami. Waspadai tanda-tanda naiknya air laut dan segera lari ke tempat tinggi yang aman.

  1. Jangan Memasuki Bangunan yang Rusak

    • Reruntuhan: Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena masih ada kemungkinan reruntuhan.
  2. Dengarkan Informasi Resmi

    • Radio dan Sumber Terpercaya: Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio atau sumber informasi resmi lainnya, terutama mengenai potensi gempa susulan.
    • Hindari Hoax: Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
  3. Isi Angket Kerusakan

    • Data Kerusakan: Jika ada angket yang diberikan oleh instansi terkait, isilah dengan jujur dan lengkap untuk membantu mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.
  4. Berdoa dan Tetap Tenang

    • Ketenangan: Jangan panik dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa demi keamanan dan keselamatan kita semua.